Menu

Mode Gelap
Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Ditebus Rp 100 Juta, Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dievakuasi Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar Hari Ini PN Pekanbaru Bacakan Vonis Gubernur Riau Nonaktif Pemko Padang Matangkan Persiapan Menuju Kota Gastronomi Dunia

Daerah

Pemko Bukittinggi Genjot Penataan Kota, Kawasan Jam Gadang jadi Prioritas

badge-check

Pemko Bukittinggi Genjot Penataan Kota, Kawasan Jam Gadang jadi Prioritas Perbesar

Covesia.co.id – Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan pembangunan sejumlah fasilitas umum untuk tahun anggaran 2026–2027. Kegiatan yang berlangsung di Aula Balai Kota Bukittinggi, Senin (13/7/2026), itu dibuka langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan bahwa penataan kota menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Bukittinggi. Hal ini sejalan dengan terpilihnya Bukittinggi sebagai satu dari 10 kota di Indonesia yang mendapatkan program Integrated City Planning (ICP) dari Bappenas RI.

Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan Bukittinggi sebagai kota yang modern, aman, nyaman, indah, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan daya saing daerah, khususnya di sektor pariwisata.

Dalam rapat tersebut, Ramlan juga memaparkan rencana penataan sejumlah kawasan dan ruas jalan menuju Jam Gadang dengan konsep kota yang ramah bagi pejalan kaki. Penataan akan dilakukan di Jalan Istana, Jalan Minangkabau, Jalan Sudirman, Jalan Perwira, dan Jalan Ombilin melalui pemasangan conblock serta penyediaan berbagai fasilitas pendukung.

Kawasan tersebut nantinya akan dilengkapi dengan kursi, ruang terbuka hijau, pohon peneduh, lampu penerangan, serta fasilitas penunjang lainnya untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dan wisatawan.

Selain itu, Pemerintah Kota Bukittinggi juga akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara bertahap, terutama pada ruas jalan menuju kawasan Jam Gadang dan Panorama. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan kawasan yang lebih aman, nyaman, dan ramah bagi pejalan kaki.

Untuk kawasan Pasar Bawah, Pemko Bukittinggi memprioritaskan program revitalisasi pasar tradisional tersebut. Tahap awal akan difokuskan pada perbaikan sistem drainase guna mengatasi persoalan genangan air.
Selanjutnya, revitalisasi akan dilanjutkan dengan pembenahan lantai dan atap pasar agar lebih bersih, tertata, dan nyaman tanpa menghilangkan karakter khas pasar tradisional.

Pemerintah Kota Bukittinggi juga merencanakan peremajaan taman depan dan kafe di Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), pemasangan lampu di kawasan Janjang 40 beserta gapura gerbang atas, serta pemasangan lampu hias di sejumlah ruas jalan yang menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Padang Timur Optimistis Hadapi Lomba Desawisma, Kubu Marapalam Jadi Andalan

26 Juli 2026 - 14:04 WIB

Tolak PETI, Ratusan Warga Gunung Malintang Sweeping Lokasi Tambang

26 Juli 2026 - 12:08 WIB

Terpilih Secara Aklamasi, Mulyadi Kembali Nahkodai DPD Partai Demokrat Sumbar

26 Juli 2026 - 09:48 WIB

Padang Bidik Status Kota Gastronomi UNESCO, Finalisasi Dossier Selesai Digelar

23 Juli 2026 - 15:13 WIB

Sengketa Lahan Pemko Bukittinggi dan Universitas Fort De Kock Berujung Ricuh, Kampus Lapor Dugaan Penganiayaan

22 Juli 2026 - 19:37 WIB

Trending Topik Daerah