Menu ✖

Mode Gelap
Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik SMKN 1 Sasak Direlokasi, Rp3 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Ancaman Banjir

News

Dinas ESDM Sebut 3 Jalur Ini Penyebab Antrean Panjang BBM di Sumbar

Safira Ariel Putribadge-check

Dinas ESDM Sebut 3 Jalur Ini Penyebab Antrean Panjang BBM di Sumbar Perbesar

Covesia.co.id – Antrean panjang di sejumlah SPBU beberapa waktu terakhir, kerap menjadi pemandangan yang biasa bagi warga Sumatera Barat. Kendaraan yang meluber ke jalan sering membuat macet, terlebih di jam sibuk jalan raya.

Antrian didominasi oleh truk dan minibus. Penyebabnya tak lain keterlambatan suplay BBM subsidi jenis solat dan pertalite. Sejumlah SPBU sering kehabisan stok BBM.

Fenomena ini diakui oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat, Helmi Heriyanto. Disebutkannya, distribusi BBM menjadi penyebab sejumlah SPBU di Sumatera Barat kehabisan stok BBM.

“Kami akui fenomena antrian panjang di hampir seluruh SPBU di Sumatera Barat. Hal ini dikarenakan ada gangguan di 3 jalur strategis yang membuat penyuplaian BBM jadi terlambat, ” Kata Helmi kepada Covesia.co.id ketika di Konfirmasi, Selasa (7/7/2026).

Disebutkannya, jalur pertama berasal dari terminal distribusi BBM di Teluk Kabung. Dikarenakan ada perbaikan jembatan di kawasan Bungus Teluk Kabung yang menghambat laju kendaraan yang mendistribusikan BBM.

“Ada perbaikan jembatan, jalur lalu lalang truk pembawa BBM di kawasan Bungus Teluk Kabung. Bikin macet sampai 4 Kilometer. Jadi faktor ini yang selalu membuat distribusi BBM menjadi terlambat, ” Ucap Helmi.

Selain itu, kemacetan di Jalur Sitinjau Lauik dan Silaiang turut memperlambat laju truk pembawa BBM.

“Dua jalur Sentral ini juga tengah bermasalah dan sering macet. Truk pembawa BBM bisa sampai 4-5 jam terkena macet saat ingin menyuplai BBM, ” Katanya lagi.

Untuk kondisi ini, Helmi belum bisa memastikan sampai kapan hambatan seperti ini bisa teratasi. Pasalnya, pembangunan infrastruktur fisik tersebut tidak dalam koridor kewenangan tugasnya.

“Saya tidak bisa memastikan kapan hal ini bisa teratasi. Hanya saja kami berusaha semaksimal mungkin untuk meminimalisir keterlambatan suplay BBM. Dengan begitu antrian bisa terus terurai perlahan, ” Kata Helmi.

Menyinggung Satgas Pengendalian dan Pengawasan BBM Subsidi yang dibentuk beberapa waktu lalu, Helmi menjelaskan perannya untuk mencegah terjadinya penyelewengan BBM di setiap SPBU. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional

6 November 2026 - 16:45 WIB

Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

6 November 2026 - 15:43 WIB

Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang

6 November 2026 - 15:06 WIB

Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang

6 November 2026 - 11:33 WIB

Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik

6 November 2026 - 11:26 WIB

Trending Topik Ekonomi dan Bisnis