Menu

Mode Gelap
Hujan Lebat, Warga Pasaman Dilaporkan Tersapu Banjir Bandang KONI Pessel Pastikan Mundur Jika Porprov Tetap Digelar 2–14 Oktober 2026 Sempat Tersingkir, Tim Fahmil Qur’an Sumbar Akhirnya Lolos ke Semifinal MTQ Nasional Ada Aset Pemprov Sumbar Diduga Dimanfaatkan Swasta Tanpa Bagi Hasil Bupati Pasaman Barat Lantik 15 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya Ramai Video PETI di Media Sosial, LBH Padang : Bukti Penegak Hukum di Sumbar Tak Berkuku

News

Dinas ESDM Sebut 3 Jalur Ini Penyebab Antrean Panjang BBM di Sumbar

Safira Ariel Putribadge-check

Dinas ESDM Sebut 3 Jalur Ini Penyebab Antrean Panjang BBM di Sumbar Perbesar

Covesia.co.id – Antrean panjang di sejumlah SPBU beberapa waktu terakhir, kerap menjadi pemandangan yang biasa bagi warga Sumatera Barat. Kendaraan yang meluber ke jalan sering membuat macet, terlebih di jam sibuk jalan raya.

Antrian didominasi oleh truk dan minibus. Penyebabnya tak lain keterlambatan suplay BBM subsidi jenis solat dan pertalite. Sejumlah SPBU sering kehabisan stok BBM.

Fenomena ini diakui oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Barat, Helmi Heriyanto. Disebutkannya, distribusi BBM menjadi penyebab sejumlah SPBU di Sumatera Barat kehabisan stok BBM.

“Kami akui fenomena antrian panjang di hampir seluruh SPBU di Sumatera Barat. Hal ini dikarenakan ada gangguan di 3 jalur strategis yang membuat penyuplaian BBM jadi terlambat, ” Kata Helmi kepada Covesia.co.id ketika di Konfirmasi, Selasa (7/7/2026).

Disebutkannya, jalur pertama berasal dari terminal distribusi BBM di Teluk Kabung. Dikarenakan ada perbaikan jembatan di kawasan Bungus Teluk Kabung yang menghambat laju kendaraan yang mendistribusikan BBM.

“Ada perbaikan jembatan, jalur lalu lalang truk pembawa BBM di kawasan Bungus Teluk Kabung. Bikin macet sampai 4 Kilometer. Jadi faktor ini yang selalu membuat distribusi BBM menjadi terlambat, ” Ucap Helmi.

Selain itu, kemacetan di Jalur Sitinjau Lauik dan Silaiang turut memperlambat laju truk pembawa BBM.

“Dua jalur Sentral ini juga tengah bermasalah dan sering macet. Truk pembawa BBM bisa sampai 4-5 jam terkena macet saat ingin menyuplai BBM, ” Katanya lagi.

Untuk kondisi ini, Helmi belum bisa memastikan sampai kapan hambatan seperti ini bisa teratasi. Pasalnya, pembangunan infrastruktur fisik tersebut tidak dalam koridor kewenangan tugasnya.

“Saya tidak bisa memastikan kapan hal ini bisa teratasi. Hanya saja kami berusaha semaksimal mungkin untuk meminimalisir keterlambatan suplay BBM. Dengan begitu antrian bisa terus terurai perlahan, ” Kata Helmi.

Menyinggung Satgas Pengendalian dan Pengawasan BBM Subsidi yang dibentuk beberapa waktu lalu, Helmi menjelaskan perannya untuk mencegah terjadinya penyelewengan BBM di setiap SPBU. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Hujan Lebat, Warga Pasaman Dilaporkan Tersapu Banjir Bandang

18 September 2026 - 20:45 WIB

Sempat Tersingkir, Tim Fahmil Qur’an Sumbar Akhirnya Lolos ke Semifinal MTQ Nasional

18 September 2026 - 17:02 WIB

Ada Aset Pemprov Sumbar Diduga Dimanfaatkan Swasta Tanpa Bagi Hasil

18 September 2026 - 16:01 WIB

Bupati Pasaman Barat Lantik 15 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya

18 September 2026 - 14:21 WIB

Ramai Video PETI di Media Sosial, LBH Padang : Bukti Penegak Hukum di Sumbar Tak Berkuku

18 September 2026 - 13:49 WIB

Trending Topik News