Covesia.co.id – Seorang pria lanjut usia (Lansia-red) bernama Eriyal (73) ditemukan meninggal dunia di dalam rumanya di Jorong Pinaga Sakato, Nagari Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Korban diketahui berprofesi sebagai peani itu diduga telah meninggal dunia beberapa hari sebelum ditemukan oleh warga. Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah mulai membusuk.
Kapolsek Pasaman, AKP Bermana Manda, SH Mengatakan penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan warga sekitar yang sudah beberapa hari tidak melihat korban keluar rumah. Selain itu, warga juga mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam rumah korban.
“Warga kemudian berinisiatif untuk membuka paksa pintu rumah karena curiga korban sudah beberapa hari tidak terlihat. Setelah masuk ke rumah, korban ditemukan tergeletak di lantai di depan pintu kamar mandi dan sudah dalam kondisi meninggal dunia,” Ujat Kapolsek.
Berdasarkan keterangan warga, Eriyal terakhir telihat pada Selasa (23/6/2026). Keesokan harinya atau Rabu dini hari, tetangga mendengar korban sedang batuk. Namun setelah itu, tidak ada lagi aktivitas dari dalam rumah sehingga muncul kekhawatiran warga sekitar.
Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke pihak Kepolisian. Sekitar pukul 13.00 WIB, petugas datang ke lokasi dan langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Usai pemeriksaan awal, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Pasaman Barat guna menjalani visum untuk memastikan penyebab kematian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kondisi pembusukan merupakan proses alami pasca kematian.
Lebih lanjut, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsy atau Visum Et Repertum dalam. Penolakan tersebut tertuang dalam surat pernyataan resmi yang ditandatangani oleh keluarga.
Usai seluruh rangkaian pemeriksaan selesai dilaksanaka, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (*)











