Menu ✖

Mode Gelap
Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik SMKN 1 Sasak Direlokasi, Rp3 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Ancaman Banjir

News

Korban Gempa Venezuela Capai 1.430 Jiwa, Petugas Evakuasi Berjibaku Dalam 300 Gempa Susulan

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Korban Gempa Venezuela Capai 1.430 Jiwa, Petugas Evakuasi Berjibaku Dalam 300 Gempa Susulan Perbesar

Covesia.co.id – Gempa dahsyat yang mengguncang Venezuela secara beruntun pada Kamis (25/6/2026) silam telag menelan ribuan korban jiwa. Hingga Sabtu (27/6/2026), pemerintah setempat mencatat sedikitnya 1.430 orang meninggal dunia, sementara ribuan lainnya mengalami luka-luka dan masih banyak warga yang dinyatakan hilang akibat tertimbun reruntuhan bangunan.

Di tengah upaya pencarian korban, tim penyelamat harus menghadapi tantangan berat. Gempa susulan yang masih terus mengguncang wilayah terdampak memaksa petugas beberapa kali menghentikan proses evakuasi demi keselamatan personel di lapangan. Setidaknya, hingga dua hari pasca gempa beruntun ini, lebih dari 300 gempa susulan dengan kekuatan yang beragam mengguncang Venezuela.

Setiap kali sirene peringatan berbunyi atau getaran kembali terasa, para petugas bersama relawan segera menjauh dari bangunan yang telah rusak parah karena dikhawatirkan roboh sewaktu-waktu. Setelah kondisi dinilai aman, mereka kembali melanjutkan pencarian korban yang diduga masih terjebak di bawah puing-puing.

“Gempa susulan menjadi ancaman serius bagi tim penyelamat. Namun kami tidak akan menghentikan operasi pencarian selama masih ada harapan menemukan korban selamat,” ucap Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, dalam pidato yang disiarkan saluran televisi pemerintah, VTV, seperti dilansir RIA Novosti.

Wilayah pesisir La Guaira menjadi daerah dengan tingkat kerusakan paling parah. Ratusan rumah, gedung bertingkat, rumah sakit, sekolah, hingga fasilitas umum mengalami kerusakan berat akibat dua gempa besar tersebut.

Di sejumlah lokasi, keluarga korban terlihat menunggu dengan cemas proses evakuasi sambil berharap anggota keluarganya dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Sementara itu, alat berat terus dikerahkan untuk membuka akses menuju bangunan yang runtuh.

Pemerintah Venezuela juga telah mengerahkan ribuan personel gabungan yang terdiri dari militer, kepolisian, tenaga medis, serta relawan untuk mempercepat proses pencarian dan penanganan korban. Bantuan kemanusiaan dari sejumlah negara turut berdatangan berupa tim penyelamat, obat-obatan, makanan, tenda pengungsian, hingga peralatan pencarian modern.

Meski demikian, operasi penyelamatan diperkirakan masih akan berlangsung dalam jangka waktu yang belum ditentukan. Mengingat tingkat kerusakan besar dan kebutuhan evakuasi korban  yang terus mendesak.

Selain harus berpacu dengan waktu untuk menemukan korban yang masih tertimbun, petugas juga terus menghadapi ancaman gempa susulan yang sewaktu-waktu dapat memicu runtuhnya bangunan yang sudah dalam kondisi rapuh.

Dengan jumlah korban yang terus meningkat dan proses evakuasi yang masih berlangsung, bencana ini menjadi salah satu gempa paling mematikan yang pernah melanda Venezuela dalam beberapa dekade terakhir. (*)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional

6 November 2026 - 16:45 WIB

Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

6 November 2026 - 15:43 WIB

Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang

6 November 2026 - 15:06 WIB

Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang

6 November 2026 - 11:33 WIB

Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik

6 November 2026 - 11:26 WIB

Trending Topik Ekonomi dan Bisnis