Menu

Mode Gelap
KONI Payakumbuh Minta Penyesuaian Jadwal Porprov, Anggaran Jadi Kendala Didatangi BGN, Bupati Padang Pariaman Soroti Standar Keamanan Pangan MBG  Cuaca Sumbar Hari Ini, Hujan hingga Petir Berpotensi di Seluruh Daerah Wamen P2MI Lepas 40 Pekerja Asal Sumbar ke Malaysia, Jadi Angkatan Perdana Program SMK Go Global Weekend Tanpa Mall, Anak Muda Mulai Cari Pengalaman di Negeri Sendiri KONI 50 Kota Nyatakan Siap Sukseskan Porprov XVI Sumbar 2026 Sesuai Jadwal Awal

News

TNI-Polri Kerahkan Kekuatan Masif Tanggulangi Bencana di Sumatra, Puluhan Ribu Personil Dikerahkan

Redaksi Covesiabadge-check

TNI-Polri Kerahkan Kekuatan Masif Tanggulangi Bencana di Sumatra, Puluhan Ribu Personil Dikerahkan Perbesar

Covesia.co.id – Pemerintah secara resmi memperkuat operasi penanggulangan bencana di wilayah Sumatra melalui pengerahan personel gabungan TNI dan Polri secara masif. Langkah ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan efektivitas penanganan dampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar).

Dalam keterangan pers di Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Alam, Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jumat (19/12/2025), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan bahwa sebanyak 11.625 personel Polri telah diterjunkan ke titik-titik terdampak.

“Kekuatan personel Polri yang saat ini sudah tergelar terdiri dari 10.626 dari Satwil dan 999 BKO. Terbagi di Polda Aceh 5.064 personel, Polda Sumut 4.277 personel, dan wilayah Sumbar 2.284 personel,” ujar Kapolri.

Kapolri menambahkan bahwa Polri juga menyiapkan 1.000 personel cadangan pasca-Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru), serta mengerahkan 7.269 relawan. Untuk dukungan logistik, Polri telah mendistribusikan 129,7 ton bantuan menggunakan 346 sorti penerbangan helikopter dan pesawat, serta menyiagakan empat kapal bantuan.

Dukungan Infrastruktur dan Logistik TNI Pada kesempatan yang sama, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memaparkan keterlibatan puluhan ribu prajurit TNI dalam fase evakuasi hingga rekonstruksi. TNI fokus pada pemulihan akses transportasi melalui pemasangan jembatan bailey dan distribusi logistik skala besar.

“Logistik yang sudah didistribusi sejumlah 2.428 ton melalui angkutan udara, airdrop, KRI, kapal ADRI, maupun jalur darat,” ungkap Panglima TNI.

Terkait pemulihan infrastruktur, Jenderal Agus merinci sejumlah capaian di lapangan yakni di Sumatra Utara tiga jembatan bailey telah terpasang 100 persen, termasuk Jembatan Anggoli di Sibabangun yang sudah mulai digunakan masyarakat.

Di Sumatra Barat pemasangan jembatan dan pembersihan material longsor (lumpur dan kayu) masih terus berlangsung.

Fokus Tahap Rehabilitasi Pemerintah kini mulai menyiapkan tahap rekonstruksi dan rehabilitasi. TNI akan menerjunkan Batalyon Zeni dan tenaga kesehatan (nakes) untuk membangun Hunian Sementara (Huntara) maupun Hunian Tetap (Huntap).

Senada dengan hal tersebut, Polri juga menegaskan penambahan personel akan difokuskan untuk mendukung pembangunan Huntara dan normalisasi wilayah terdampak guna memastikan aktivitas sosial-ekonomi masyarakat kembali pulih. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Didatangi BGN, Bupati Padang Pariaman Soroti Standar Keamanan Pangan MBG 

19 September 2026 - 13:17 WIB

Cuaca Sumbar Hari Ini, Hujan hingga Petir Berpotensi di Seluruh Daerah

19 September 2026 - 12:03 WIB

Wamen P2MI Lepas 40 Pekerja Asal Sumbar ke Malaysia, Jadi Angkatan Perdana Program SMK Go Global

19 September 2026 - 11:50 WIB

Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kawasan Kota Tua

19 September 2026 - 08:40 WIB

Hujan Lebat, Warga Pasaman Dilaporkan Tersapu Banjir Bandang

18 September 2026 - 20:45 WIB

Trending Topik News