Menu

Mode Gelap
KONI Payakumbuh Minta Penyesuaian Jadwal Porprov, Anggaran Jadi Kendala Didatangi BGN, Bupati Padang Pariaman Soroti Standar Keamanan Pangan MBG  Cuaca Sumbar Hari Ini, Hujan hingga Petir Berpotensi di Seluruh Daerah Wamen P2MI Lepas 40 Pekerja Asal Sumbar ke Malaysia, Jadi Angkatan Perdana Program SMK Go Global Weekend Tanpa Mall, Anak Muda Mulai Cari Pengalaman di Negeri Sendiri KONI 50 Kota Nyatakan Siap Sukseskan Porprov XVI Sumbar 2026 Sesuai Jadwal Awal

News

Puluhan Korban Bencana Sumbar Dimakamkan Massal, Polda Amankan Sampel DNA

Redaksi Covesiabadge-check

Puluhan Korban Bencana Sumbar Dimakamkan Massal, Polda Amankan Sampel DNA Perbesar

Covesia.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) telah melaksanakan pemakaman massal terhadap 24 jenazah korban bencana alam yang belum teridentifikasi. Keputusan ini diambil karena puluhan jenazah tersebut telah terlalu lama berada di Rumah Sakit Bhayangkara. Prosesi pemakaman berlangsung pada Rabu (10/12/2025) kemarin.

Meskipun dimakamkan secara massal, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta memastikan bahwa seluruh jenazah telah diambil sampel DNA-nya dan diamankan. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses pencocokan identitas di kemudian hari.

Usai memimpin salat jenazah yang berlangsung khidmat di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Kapolda menegaskan komitmen kepolisian.

”Seluruh jenazah itu sampel DNA-nya sudah kami ambil. Apabila di kemudian hari ada pihak keluarga yang datang mencari, kami bisa mencocokkan DNA tersebut,” kata Irjen Gatot.

Kapolda menjelaskan, jika sampel DNA masyarakat terbukti cocok dengan salah satu jenazah yang sudah dimakamkan, Polda Sumbar akan mengizinkan dan memfasilitasi pemindahan pemakaman.

Setelah disalatkan, seluruh jenazah dibawa ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Teluk Kabung, Kecamatan Bungus, Kota Padang, untuk dikebumikan. Lantaran belum teridentifikasi, pada nisan korban hanya dituliskan nomor dan asal lokasi penemuan jenazah. Data rinci jenazah tersebut sudah terekam di tangan Polda Sumbar.

Irjen Gatot merinci, dari 24 jenazah yang dimakamkan massal, 17 orang berasal dari Agam, 6 orang berasal dari Padang Pariaman, 1 orang berasal dari Padang Panjang.

Kapolda mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor.

”Bagi masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya, silakan datang ke posko DVI terdekat untuk melapor,” katanya. Selain itu, Polri juga membuka layanan pengaduan melalui nomor telepon 110 agar warga lebih mudah melaporkan kehilangan.

Secara terpisah, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya menegaskan bahwa Polda berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada para korban dan keluarga.

”Seluruh proses, mulai dari identifikasi, perawatan jenazah, hingga pemakaman, dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan standar kemanusiaan yang tinggi,” imbuhnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Didatangi BGN, Bupati Padang Pariaman Soroti Standar Keamanan Pangan MBG 

19 September 2026 - 13:17 WIB

Cuaca Sumbar Hari Ini, Hujan hingga Petir Berpotensi di Seluruh Daerah

19 September 2026 - 12:03 WIB

Wamen P2MI Lepas 40 Pekerja Asal Sumbar ke Malaysia, Jadi Angkatan Perdana Program SMK Go Global

19 September 2026 - 11:50 WIB

Pemko Padang Percepat Revitalisasi Kawasan Kota Tua

19 September 2026 - 08:40 WIB

Hujan Lebat, Warga Pasaman Dilaporkan Tersapu Banjir Bandang

18 September 2026 - 20:45 WIB

Trending Topik News