Covesia.co.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat merilis daftar 15 titik banjir yang tersebar di berbagai wilayah Kota Padang. Di sejumlah lokasi, Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak.
Sekretaris Badan (Sekban) BPBD Sumbar, Ilham Wahab, mengatakan pendataan terus dilakukan seiring laporan yang masuk dari lapangan. Personel gabungan dari BPBD Kota Padang, BPBD Sumbar, Basarnas, serta relawan telah disiagakan untuk membantu penanganan banjir di lokasi terdampak.
“Tim SAR gabungan masih berada di lapangan untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan bantuan,” ujar Ilham Wahab, Senin malam.
Berdasarkan data BPBD Sumbar, 15 titik yang terdampak banjir meliputi:
Lubuk Minturun.
Sungai Lareh.
RT 01 RW 01 Pasa Lalang, Kecamatan Kuranji.
RT 02 RW 06 Lapau Munggu, Kecamatan Kuranji.
Gunung Sarik.
Perumahan Abi Lumin.
Lubuk Timpurung, Guo.
Komplek Wahana II, Kecamatan Kuranji.
Belakang RSI Siti Rahmah, Aia Pacah.
Belakang RSUD Rasidin, Aia Pacah.
SDIT Alam AR Royyan, Bypass Pegambiran.
SMP Negeri 27 Sungai Sapih, belakang Kantor Balai Kota Padang.
RT 01 RW 07 Pasa Lalang, Kecamatan Kuranji.
Lapau Banjuang Pasa Pagi Balaibaru, Kecamatan Kuranji.
Jalan Usang, Sungai Sapih, Simpang Perumahan Taman Asri III.
BPBD Sumbar menyebutkan sebagian warga di sejumlah lokasi telah berhasil dievakuasi. Namun, proses penanganan masih terus dilakukan mengingat kondisi di lapangan terus dipantau dan laporan dari masyarakat masih berdatangan.
Masyarakat yang berada di kawasan rawan banjir, terutama di sekitar bantaran sungai, diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan susulan dan segera menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan evakuasi.











