Covesia.co.id – Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi di Jalan Lintas Sumatra, Jorong Sungai Nili, Nagari Sungai Kambut, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sabtu (24/10/2026) malam.
Insiden maut sekitar pukul 21.35 WIB ini menyebabkan sopir truk tronton meninggal dunia serta delapan penumpang Toyota Kijang mengalami luka-luka.
Kasat Lantas Polres Dharmasraya, IPTU Wahyuli Amra, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika truk tronton Hino Lohan bernomor polisi asal Aceh yang dikemudikan Eftoni (62) menabrak Toyota Kijang yang melaju searah di depannya. Akibat benturan keras tersebut, mobil Kijang yang dikemudikan Donni Gultom dengan membawa delapan penumpang terbalik ke jalur kanan.
“Truk tronton menabrak Toyota Kijang yang berada di depannya, kemudian terus melaju dan terlibat tabrakan dengan kendaraan lainnya,” ujar Wahyuli, Minggu (25/10/2026).
Usai menabrak Kijang, truk tronton tersebut tak terkendali dan menghantam bagian belakang Mitsubishi Fuso dump truck yang dikemudikan Yolga Dwi Yalni. Dorongan keras itu membuat truk Fuso terdorong ke sisi kanan jalan hingga bertabrakan adu kambing dengan Hino dump truck yang datang dari arah berlawanan, yang dikemudikan oleh Hermansyah.
Tak berhenti di situ, sebuah Mitsubishi dump truk yang dikemudikan Mangoloi P Sirait turut menabrak bagian belakang Hino dump truck dari arah yang sama. Total lima kendaraan berat dan pribadi terlibat dalam kecelakaan parah ini.
Akibat rangkaian benturan tersebut, delapan penumpang Toyota Kijang yang melaju dari arah Padang menuju Muaro Bungo langsung dilarikan ke RSUD Sungai Dareh untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Tragisnya, sopir truk tronton, Eftoni, mengembuskan napas terakhirnya setelah sempat mendapatkan penanganan medis di rumah sakit yang sama akibat luka parah yang dialaminya.
Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Dharmasraya yang tiba di lokasi langsung berjibaku mengevakuasi para korban, mengamankan barang bukti kendaraan, serta mengurai kemacetan panjang yang sempat terjadi di jalur lintas utama tersebut. Saat ini, seluruh bangkai kendaraan yang terlibat telah berhasil dievakuasi dari badan jalan.
“Kami masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan beruntun ini,” pungkas Wahyuli. (*)










