Covesia.co.id — Seorang pria lanjut usia bernama Ifrira Yulisman (60), warga Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, dilaporkan hilang setelah tak kunjung keluar dari kawasan hutan Bukit Cubadak sejak Rabu (12/8/2026).
Warga sempat menegur korban saat akan masuk ke kawasan hutan. Pasalnya, saat itu korban terlihat seperti orang linglung. Namun teguran tersebut diabaikan, dan korban tetap melangkah masuk ke dalam hutan.
Sejak saat itu, korban tak kunjung pulang dan keluarga pun melaporkan hal ini kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Padang pada Minggu (16/8/2026).
Kepala kantor Pencarian dan Pertolongan SAR Padang, Abdul Malik mengatakan laporan keluarga korban masuk pukul 16.35 WIB. Tim SAR kemudian dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap korban.
“Dari laporan keluarga, korban Rabu sekitar pukul 10.00 WIB keluar rumah. Sejak saat itu tak kunjung pulang, ” Kata Abdul Malik, Minggu malam.
Keluarga pun berinisiatif melakukan pencarian secara mandiri dan didapati informasi korban masuk kawasan hutan bukit Cubadak dari warga sekitar.
“Warga melihat di hari Rabu itu sekitar pukul 17.00 WIB, korban berjalan masuk kawasan hutan. Sempat ditegur karena kondisinya seperti orang linglung, namun diabaikan oleh korban, ” Kata Abdul Malik lagi.
Abdul Malik menyebutkan, sebanyak enam personel Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada Minggu sore sekitar pukul 16.50 WIB.
Tim membawa sejumlah peralatan pendukung pencarian, di antaranya Rescue Car, peralatan SAR mountaineering, peralatan medis, peralatan komunikasi, serta drone thermal untuk membantu pencarian di kawasan perbukitan.
Lokasi pencarian berada di kawasan Bukit Cubadak, Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.
“Tim membawa peralatan lengkap, termasuk drone thermal. Kami akan melakukan pencarian sesuai kondisi dan situasi di lapangan,” jelas Abdul Malik.
Hingga Minggu sore, kondisi cuaca di sekitar lokasi dilaporkan berawan. Tim SAR selanjutnya melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan unsur terkait untuk memperluas pencarian terhadap korban.
Abdul Malik mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan atau menemukan korban dengan ciri-ciri tersebut agar segera melaporkannya kepada petugas SAR atau pihak berwenang.
Operasi pencarian masih berlangsung dan perkembangan kondisi korban akan disampaikan berdasarkan hasil pencarian tim di lapangan. (*)










