Covesia.co.id – Dinas Perdagangan Kota Padang, bersama sejumlah pihak terkait melakukan pengujian sampel BBM jenis Pertalite di SPBU Gunung Pangilun pada Selasa (29/9/2026).
Pengujian ini dilakukan setelah banyaknya kendaraan masyarakat yang mogok setelah mengisi BBM jenis pertalite di sejumlah SPBU di Sumatera Barat, termasuk di SPBU Gunung Pangilun. Bahkan di sejumlah media sosial begitu ramai pembahasan terkait persoalan ini.
Dalam pengujian sampel ini, Dinas Perdagangan Kota Padang mendatangkan Pertamina Patra Niaga, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta unsur TNI dan Polri.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan mengatakan pengujian sampel ini untuk memastikan BBM yang diterima masyarakat sesuai dengan ketentuan.
“Ya, tadi kami melakukan pengujian sampel BBM jenis Pertalite di SPBU Gunung Pangilun. Karena ada laporan masyarakat terkait kualitas Pertalite yang membuat kendaraannya mogok,” ujar Fizlan kepada Covesia.co.id.
Dari hasil uji sampel lapangan, Fizlan memastikan pertalite yang diambil dari SPBU Gunung Pangilun tidak bermasalah atau normal.
“Tadi uji sampel lapangan di te. Pat, hasilnya normal. Tidak ada masalah. Kualitas Pertalite disana sesuai ketentuan yang berlaku, ” katanya.
Hasil tersebut setelah dilakuakn uji sampel menggunakan alat dari Pemko Padang dan Pertamina.
Namun Fizlan tidak menutup kemungkinan adanya pemeriksaan lebih lanjut dan pengawasan distribusi BBM ke masyarakat.
Sebelumnya, Ombudsman turun tangan terkait dugaan BBM jenis Pertalite yang diduga tercampur bahan lain. Alhasil, ratusan kendaraan bermasalah setelah mengisi BBM di SPBU.
Sampel BBM tersebut diserahkan kepada Pertamina dan dilakukan uji sampel di Lembaga Minyak dan Gas (Lemigas) di Jakarta. (*)










