Menu ✖

Mode Gelap
Lapangan Golf Fauzi Bahar di Aia Dingin Ternyata Sempat Direncanakan di Padang Sarai Indeks Udara Padang Tembus Kategori Tidak Sehat, BMKG Ungkap Asal Kabut Asapnya Kisah di Balik Kibaran Merah Putih yang Nyaris Menyatukan Indonesia-Malaysia Membuka Akses di Ujung Negeri: Kisah Yogi dan Dilema Hukum di Mentawai BNNP Sumbar Amankan 55 Orang dalam Razia Narkoba di Padang Besok Pacu Kuda Bupati Cup Tanah Datar Dibuka, 65 Kuda Ambil Bagian

News

Sidak di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Umrah Gagal Berangkat Meski Sudah Bayar

Tim Redaksibadge-check

Sidak di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Umrah Gagal Berangkat Meski Sudah Bayar Perbesar

Covesia.co.id – Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap penyelenggara perjalanan ibadah umrah di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu (30/9/2026).

Sidak dilakukan untuk memastikan perlindungan terhadap jemaah umrah, khususnya dalam proses keberangkatan. Kegiatan tersebut melibatkan jajaran Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat serta kepala kantor Kementerian Haji dan Umrah kabupaten/kota.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengatakan sidak tersebut juga didukung sejumlah instansi terkait, di antaranya Otoritas Bandar Udara, Angkasa Pura, Imigrasi, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

“Kami melakukan sidak untuk memastikan perlindungan kepada jemaah umrah. Kami langsung ke bandara dan didukung pihak terkait,” kata Rifki.

Dalam pemeriksaan tersebut, pihaknya menemukan persoalan terkait keberangkatan jemaah. Salah satunya adanya jemaah yang batal berangkat meskipun telah membayar biaya perjalanan.

Menurut Rifki, pihak travel juga melaporkan mengalami kerugian akibat pembatalan tersebut. Nilai kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp100 juta.

“Ada pihak travel yang dirugikan. Seharusnya jemaah berangkat hari ini, sudah membayar tiket, tetapi ternyata dibatalkan,” ujarnya.

Pembatalan tersebut juga berdampak kepada jemaah yang telah mempersiapkan keberangkatan. Bahkan, kata Rifki, sebagian jemaah telah menggelar walimatus safar sebelum berangkat.

“Ada jemaah yang sudah melakukan syukuran atau walimatus safar di rumah, tetapi ternyata tidak jadi berangkat,” katanya.

Rifki menjelaskan, penerbangan tersebut menggunakan pesawat dengan sistem sewa atau charter. Pesawat dijadwalkan mengangkut sekitar 180 jemaah dari Sumatera Barat.

Namun, pembatalan keberangkatan membuat sebagian kursi pesawat tidak terisi. Kondisi tersebut kemudian menjadi persoalan bagi penyelenggara perjalanan maupun jemaah yang terdampak.

Ia mengatakan penerbangan tersebut tidak langsung menuju Arab Saudi. Jemaah dijadwalkan terlebih dahulu menuju Malaysia sebelum bergabung dengan penerbangan dari Pekanbaru.

Rifki menegaskan Kementerian Haji dan Umrah akan menindaklanjuti temuan tersebut. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan terhadap travel yang bersangkutan untuk mengetahui persoalan yang menyebabkan sejumlah jemaah batal berangkat.

“Habis ini kami akan melakukan sidak ke kantor travel yang bersangkutan. Kami akan cek apa masalahnya,” ujarnya.

Ia mengatakan perlindungan jemaah merupakan bagian dari tugas Kementerian Haji dan Umrah dalam melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.

Temuan di lapangan tersebut akan menjadi bahan pemeriksaan dan tindak lanjut sesuai dengan kewenangan Kementerian Haji dan Umrah.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Lapangan Golf Fauzi Bahar di Aia Dingin Ternyata Sempat Direncanakan di Padang Sarai

18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kisah di Balik Kibaran Merah Putih yang Nyaris Menyatukan Indonesia-Malaysia

18 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Membuka Akses di Ujung Negeri: Kisah Yogi dan Dilema Hukum di Mentawai

18 Oktober 2026 - 09:08 WIB

BNNP Sumbar Amankan 55 Orang dalam Razia Narkoba di Padang

18 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Besok Pacu Kuda Bupati Cup Tanah Datar Dibuka, 65 Kuda Ambil Bagian

17 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Trending Topik News