Menu ✖

Mode Gelap
Lapangan Golf Fauzi Bahar di Aia Dingin Ternyata Sempat Direncanakan di Padang Sarai Indeks Udara Padang Tembus Kategori Tidak Sehat, BMKG Ungkap Asal Kabut Asapnya Kisah di Balik Kibaran Merah Putih yang Nyaris Menyatukan Indonesia-Malaysia Membuka Akses di Ujung Negeri: Kisah Yogi dan Dilema Hukum di Mentawai BNNP Sumbar Amankan 55 Orang dalam Razia Narkoba di Padang Besok Pacu Kuda Bupati Cup Tanah Datar Dibuka, 65 Kuda Ambil Bagian

Lingkungan

Sekolah Rakyat Tanah Datar Ditargetkan Rampung Juli 2027

Tim Redaksibadge-check

Sekolah Rakyat Tanah Datar Ditargetkan Rampung Juli 2027 Perbesar

Covesia.co.id –  Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, rampung pada Juli 2027.

Target tersebut disampaikan Dody saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Tanah Datar, Rabu (30/9/2026). Kunjungan dilakukan untuk memastikan langsung progres sejumlah pembangunan strategis Kementerian PU, termasuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Dody bersama jajaran diterima Bupati Tanah Datar Eka Putra didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Ten Feri serta sejumlah kepala OPD di Gedung Indo Jolito, Batusangkar.

“Alhamdulillah, semua pekerjaan pembangunan di bawah Kementerian PU di Tanah Datar berjalan lancar dan on progress. Insyaallah seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai harapan dan tepat waktu,” ujar Dody.

Khusus pembangunan Sekolah Rakyat, Dody mengatakan proyek tersebut saat ini memasuki tahap tender. Ia memastikan pembangunan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan dan ditargetkan selesai pada Juli 2027.

“Pembangunan Sekolah Rakyat di Tanah Datar saat ini on progress dan direncanakan pada Juli 2027 sudah selesai,” katanya.

Pada tahap pertama, Sekolah Rakyat tersebut direncanakan menampung sebanyak 1.500 siswa.
“Untuk tahap pertama, sebanyak 1.500 siswa nantinya sudah bisa bersekolah di Sekolah Rakyat yang berada di Tanah Datar,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri PU atas perhatian Pemerintah Pusat terhadap pembangunan di Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Tanah Datar.

“Kunjungan Pak Menteri bersama jajaran tentu menjadi angin segar dan bukti perhatian Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Tanah Datar.

Kehadiran beliau juga untuk memastikan langsung progres beberapa pekerjaan proyek Kementerian PU dan kelanjutan pembangunan Sekolah Rakyat. Atas nama seluruh masyarakat Tanah Datar, kami haturkan terima kasih,” ujar Eka.

Eka mengatakan Pemkab Tanah Datar terus mendukung percepatan pembangunan, termasuk menyiapkan akses menuju lokasi Sekolah Rakyat. Saat ini, pemerintah daerah tengah melakukan pelebaran jalan menuju lokasi dengan lebar enam meter.

Selain pembangunan Sekolah Rakyat, Eka menyebut sejumlah proyek infrastruktur Kementerian PU juga tengah berjalan di Tanah Datar. Di antaranya enam ruas jalan yang terdiri dari tiga ruas jalan provinsi dan tiga ruas jalan kabupaten, serta pembangunan pada 32 titik irigasi.

“Ini tentu menjadi perhatian besar bagi kita karena pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi sangat berkaitan langsung dengan aktivitas dan perekonomian masyarakat,” katanya.
Selain Sekolah Rakyat, pembangunan Pasar Serikat Batusangkar juga saat ini memasuki proses lelang di Kementerian PU.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Ini Tanggapan Dishut Sumbar Soal Tumpang Tindih Tanah Milik Fauzi Bahar

17 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Pakar: Pengendalian Banjir Sumbar Harus Total, Jangan Setengah Hati

13 Oktober 2026 - 18:41 WIB

70 Persen Lahan Sumbar Berlereng Curam, Ini Daerah Paling Rapuh Disapu Banjir

13 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Dua Sisi Kerusakan PETI Solok Selatan: Lingkungan Rusak, Nyawa Melayang

11 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Pakar Ingatkan Ancaman Alih Fungsi Lahan DAS Air Dingin: Hulu Tak Boleh Diganggu!

9 Oktober 2026 - 19:13 WIB

Trending Topik Lingkungan