Covesia.co.id – Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan hasil rapat menteri-menteri bidang ekonomi dengan Presiden Prabowo Subianto.
Rapat tersebut berlangsung di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Senin (13/7/2026).
Airlangga mengatakan rapat tersebut membahas tentang harga bahan bakar minyak (BBM) solar khusus buat nelayan atau pelaku usaha perikanan yang memiliki kapal dengan ukuran 30 gross ton (GT) hingga 200 GT.
“Arahan Bapak Presiden, karena kita lihat harga daripada B50 itu yang khusus untuk nelayan di bawah 30 gt kan sudah diberikan di 6.800. Kemudian harga BBM yang nonsubsidi itu kemarin sempat melonjak ke Rp 21.300, dan karena pengusaha nelayan ini perlu diberikan harga kekhususan, tadi dibahas bahwa harga yang disepakati adalah di harga Rp 15.000 per liter,” terang Airlangga dalam keterangan dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (13/7/2026).
Selain itu, Airlangga menambahkan, harga BBM khusus tersebut berdasarkan harga rata-rata produksi solar di dalam negeri itu bisa dipatok pada angka Rp 18.600 per liter.
Sementara dari harga tersebut, sebesar Rp 3.600 per liter disubsidi pemerintah melalui BPDP sawit.










