Menu ✖

Mode Gelap
Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik SMKN 1 Sasak Direlokasi, Rp3 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Ancaman Banjir

News

Polisi: Siswa MAN 3 Padang Belajar Merakit Bom Lewat YouTube

Tim Redaksibadge-check

oplus_0 Perbesar

oplus_0

Covesia.co.id – Polisi mengungkap siswa berinisial R (18), yang diduga menjadi pelaku peledakan bom rakitan di MAN 3 Padang, belajar merakit bahan peledak secara otodidak melalui YouTube dan berbagai referensi di internet.

Aksi tersebut diduga dipicu tekanan psikologis akibat perundungan (bullying) yang dialaminya di lingkungan sekolah.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, mengatakan berdasarkan pemeriksaan awal, R mengaku mempelajari cara merakit bom secara mandiri sebelum akhirnya membuat empat bom rakitan.

“Yang bersangkutan belajar merakit bom dari YouTube dan referensi internet lainnya secara mandiri,” kata Susmelawati kepada Covesia.co.id, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, dari empat bom yang berhasil dirakit, satu di antaranya dibawa dan diledakkan di dalam ruang kelas saat jam istirahat. Sementara tiga bom rakitan lainnya berhasil diamankan Tim Gegana Brimob Polda Sumbar saat melakukan penyisiran di lokasi kejadian.
“Ditemukan juga tiga bom rakitan lainnya yang belum sempat diledakkan. Semuanya memiliki daya ledak rendah,” ujarnya.

Polisi menduga aksi nekat tersebut dipicu oleh tekanan psikologis yang dialami R akibat diduga kerap menjadi korban perundungan.

“Diduga karena faktor bullying. Jadi siswa berinisial R ini nekat merakit bom rakitan, kemudian membawa dan meledakkannya di dalam kelas saat jam istirahat,” ujar Susmelawati.

Saat ini, R telah diamankan di Polda Sumbar dan sedang menjalani pemeriksaan psikologis. Menurut Susmelawati, kondisi mental siswa tersebut masih terguncang sehingga pendalaman terus dilakukan oleh penyidik bersama tim psikologi.

“Siswa berinisial R sudah diamankan. Kami sedang melakukan pemeriksaan psikologis karena kondisi mental yang bersangkutan tengah terguncang,” katanya.

Sebelumnya, ledakan yang diduga berasal dari bom rakitan terjadi di salah satu ruang kelas XII IPS MAN 3 Padang pada Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 10.15 WIB, bertepatan dengan jam istirahat siswa.

Ledakan diduga berasal dari laci meja salah seorang siswa. Akibatnya, kaca jendela pecah dan sejumlah fasilitas di dalam kelas mengalami kerusakan. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Usai kejadian, Tim Gegana Brimob Polda Sumbar langsung melakukan sterilisasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan awal, polisi mengamankan R (18) yang diduga sebagai pelaku peledakan dan masih mendalami motif serta proses perakitan bom rakitan tersebut.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional

6 November 2026 - 16:45 WIB

Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

6 November 2026 - 15:43 WIB

Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang

6 November 2026 - 15:06 WIB

Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang

6 November 2026 - 11:33 WIB

Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik

6 November 2026 - 11:26 WIB

Trending Topik Ekonomi dan Bisnis