Menu ✖

Mode Gelap
Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik SMKN 1 Sasak Direlokasi, Rp3 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Ancaman Banjir

News

Polisi: Bulliying Jadi Penyebab Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang

Fitratul Husnabadge-check

Polisi: Bulliying Jadi Penyebab Ledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang Perbesar

Covesia.co.id – Polisi mengungkap latar belakang peristiwa ledakan bom rakitan di salah satu kelas di MAN 3 Padang, Selasa (14/7/2026).

Faktor Bulliying diduga menjadi pemicu seorang siswa berinisial R (18) nekat merakit dan meledakkan bom rakitan di dalam kelasnya sendiri.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya ketika di konfirmasi Covesia.co.id Selasa siang.

“Diduga karena faktor Bulliying. Jadi siswa berinisial R ini nekat merakit bom rakitan. Kemudian membawa dan meledakkannya didalam kelas saat jam istirahat, ” Kata Susmelawati.

Dijelaskan Susmelawati, siswa berinisial R saat ini telah diamankan oleh Polda Sumbar dan tengah menjalani pemeriksaan psikologis.

Pasalnya, mental siswa R tengah terguncang akibat Bulliying dan aksi nekatnya ini.

“Siswa berinisial R ini sudah diamankan. Kami tengah memeriksa psikologis yang bersangkutan karena mentalnya tengah terguncang, ” Katanya lagi.

Dalam pemeriksaan awal, R mengaku dirinya kerap mendapatkan Bulliying dari teman-teman sekolahnya. Tekanan psikologis yang kerap dipendam ini akhirnya membuat R nekat belajar membuat bom rakitan secara otodidak dari internet.

“Siswa R belajar merakit bom ini dari youtube dan referensi internet lainnya secara mandiri,” Katanya.

Saat tim gegana Brimob Polda Sumbar menyisir lokasi ledakan, turut diamankan 3 bom rakitan lain yang belum sempat diledakkan.

Dari semua jenis bom tersebut memiliki daya ledak yang rendah.

“Ditemukan juga 3 bom rakitan lainnya yang belum sempat diledakkan. Semuanya berdaya ledak rendah, ” Katanya.

Sebelumnya, ledakan besar yang diduga dari bom rakitan terjadi di salah satu ruang kelas XII IPS di MAN 3 Padang pada Selasa (14/7/2026) pukul 10.15 WIB. Saat itu tengah berlangsung jam istirahat siswa.

Ledakan diduga berasal dari salah satu laci meja siswa yang membuat kaca jendela pecah dan isi kelas berantakan. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Tim gegana Brimob Polda Sumbar langsung turun melakukan penyisiran dan sterilisasi area untuk melakukan penyelidikan.

Dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi mengamankan seorang siswa berinisial R (18) yang diduga menjadi pelaku peledakan bom rakitan tersebut. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional

6 November 2026 - 16:45 WIB

Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

6 November 2026 - 15:43 WIB

Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang

6 November 2026 - 15:06 WIB

Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang

6 November 2026 - 11:33 WIB

Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik

6 November 2026 - 11:26 WIB

Trending Topik Ekonomi dan Bisnis