Covesia.co.id – Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menghadiri pengukuhan Pengurus Perkumpulan Pondok Wisata Bukittinggi (PPWB) periode 2026-2031 di Aula Balai Kota Bukittinggi, Selasa (22/9/2026).
Pengurus PPWB periode 2026-2031 dikukuhkan Ketua Perhimpunan Homestay Sumatera Barat (PHSB), Desmi Irianti.
Dalam kepengurusan baru, Sukmareni dipercaya sebagai ketua, Hijrati sebagai wakil ketua, Yusni sebagai sekretaris, Helen Sundari sebagai bendahara, dan Murni sebagai wakil bendahara.
Ketua PPWB periode 2021-2026, Yuliarti Bachtiar, mengatakan berbagai kegiatan sosial dan organisasi telah dilaksanakan selama masa kepengurusannya.
Ia menyebut, perjalanan organisasi berawal dari Asosiasi Homestay Bukittinggi (AHB) yang dikukuhkan secara resmi oleh Dinas Pariwisata pada 9 Maret 2021.
Selain penguatan organisasi, sebanyak 50 anggota juga telah mendapatkan sertifikat kompetensi bidang operator.
“Saya sebagai ketua periode 2021-2026 mengucapkan selamat mengemban amanah baru kepada ketua beserta jajaran. Semoga organisasi semakin maju, pengurus saling bersinergi, dan semakin kompak,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PPWB periode 2026-2031, Sukmareni, mengatakan pihaknya membutuhkan dukungan dan sinergi Pemerintah Kota Bukittinggi dalam mengembangkan homestay dan desa wisata.
Menurutnya, pengurus ke depan akan berupaya meningkatkan kualitas homestay dengan menghadirkan konsep yang lebih khas, mulai dari pelayanan, suasana, hingga kuliner tradisional Bukittinggi.
“Kami ingin homestay Bukittinggi lebih maju dan berkembang. Dengan kebersamaan dan dukungan dari pemerintah serta seluruh pihak, kami siap bersama-sama mengembangkan desa wisata dan menjadikan homestay sebagai bagian dari daya tarik pariwisata Bukittinggi,” katanya.
Ketua PHSB, Desmi Irianti, mengatakan pergantian kepengurusan merupakan bagian dari keberlanjutan organisasi. Ia berharap pengurus baru dapat memperkuat kebersamaan dan merangkul seluruh anggota.
“Selamat kepada pengurus baru. Jangan berjalan sendiri, rangkul seluruh anggota dan jadikan perbedaan sebagai kekuatan. Mari kita perkuat kolaborasi antara homestay, pemerintah, pelaku wisata, media, akademisi, travel agent, dan seluruh stakeholder,” ujarnya.
Desmi juga berharap dukungan Pemerintah Kota Bukittinggi terus diberikan agar keberadaan homestay semakin berkembang dan berkontribusi terhadap kemajuan sektor pariwisata di daerah tersebut.










