Menu ✖

Mode Gelap
Mengenal Yulius, Hakim Agung Asal Bukittinggi yang Batalkan Suket Ijazah Gibran Waspada! November-Desember Jadi Puncak Musim Hujan di Sumbar Menembus Bukit Barisan: Saat Rel Gigi Minangkabau Bersiap Bangkit Lagi Polda Sumbar Ungkap Dugaan Jaringan Penadah Motor Lintas Provinsi Pulihkan Akses Waterfront City Pariaman, Pemprov Sumbar Bangun Lagi Tanggul Batang Mangor Kualitas Udara Membaik, CFD Padang Kembali Digelar Minggu Ini

News

Mengenal Yulius, Hakim Agung Asal Bukittinggi yang Batalkan Suket Ijazah Gibran

Safira Ariel Putribadge-check

Mengenal Yulius, Hakim Agung Asal Bukittinggi yang Batalkan Suket Ijazah Gibran Perbesar

Covesia.co.id – Polemik terkait ijazah SMA Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka yang menjadi syarat administrasi pennan sebagai Wakil Presiden dalam pemilu 2024 menjadi isu hangat yang tengah dibahas beberapa waktu belakangan ini.

Berjalannya persoalan ini sampai pada Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan pembatalan keabsahan surat keterangan penyetaraan pendidikan SMA Gibran Rakabuming Raka sebagai syarat administrasi pencalonan Wakil Presiden di pemilu 2024.

Dipimpin oleh Ketua Kamar Tata Usaha Negara MA Yulius, Putusan dengan Nomor 742 K/TUN/2026 diputuskan majelis kasasi pada 30 Oktober 2026.

Mengenal lebih dalam Prof. Dr. H. Yulius, S.H., M.H saat ini menjabat sebagai Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung sejak 9 November 2022.

Pria berdarah Minang ini lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat pada 17 Juli 1958. Memulai karirnya di tahun 1984 di Pengadilan Negeri Padang sebagai staf dan calon hakim.

Kemudian perkembangan karirnya sebagai hakim ia lanjutkan di Pengadilan Negeri Blangkajeren di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada 1986 dan mutasi ke Pengadilan Negeri Tanjung Balai Sumatera Utara di tahun 1989.

Melangkah ke tahun 1992 di PTUN Manado Yulius menjabat sebagai Hakim Tata Usaha Negara dan kemudian pindah tugas ke PTUN Jakarta.

Perkembangan karir Yulius masih berlanjut di tahun 2001 ia mendapat promosi menjadi Wakil Ketua PTUN Semarang setahun kemudian ia pun diamanahkan menjadi Ketua PTUN Pekanbaru.

Alumni S-3 UNPAD di tahun 2016 ini juga kembali mendapatkan promosi, ia diangkat menjadi Hakim Tinggi di PTUN Medan tahun 2004.

Berjalan dua tahun Yulius kembali ke Jakarta untuk menjalankan amanah sebagai Hakim Tinggi di PTTUN Jakarta sampai tahun 2010 tepatnya bulan April tanggal 7 setelah ia diangkat menjadi Hakim Agung.

Hingga akhirnya ia menangani perkara ijazah SMA Wakil Presiden Indonesia saat ini. (*/

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Waspada! November-Desember Jadi Puncak Musim Hujan di Sumbar

31 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Pulihkan Akses Waterfront City Pariaman, Pemprov Sumbar Bangun Lagi Tanggul Batang Mangor

31 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Kualitas Udara Membaik, CFD Padang Kembali Digelar Minggu Ini

31 Oktober 2026 - 10:28 WIB

Pemko Padang Targetkan 523 Huntap Rampung pada di Tahun 2027

31 Oktober 2026 - 08:41 WIB

Cuaca Sumbar 31 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Daerah, Ini Wilayahnya

31 Oktober 2026 - 08:16 WIB

Trending Topik News