Covesia.co.id – Seorang pemancing bernama Janal (48), yang sebelumnya hanyut terseret arus sungai dalam di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan pada Senin (2/11/2026) silam, ditemukan meninggal dunia pada Jumat (6/11/2026).
Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan sekitar pukul 11.15 WIB, setelah lima hari dilakukan pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Padang, Abdul Malik mengatakan korban ditemukan pada koordinat 1°39’20.54″ LS dan 101°20’12.22″ BT atau sekitar 4,36 kilometer dari lokasi awal kejadian.
“Korban ditemukan pada pukul 11.15 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka,” kata Abdul Malik.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika korban bersama dua orang rekannya pergi memancing pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 07.00 WIB.
Sekitar pukul 10.00 WIB, korban bersama rekannya berupaya menyeberangi sungai dengan menggunakan tali sebagai pegangan. Namun, tali yang dipegang korban tiba-tiba terputus sehingga korban terseret arus sungai.
Sejak kejadian tersebut, korban dinyatakan hilang. Upaya pencarian awal dilakukan masyarakat dengan menyusuri aliran sungai secara manual sebelum Tim SAR melakukan operasi pencarian.
Dalam operasi pencarian hari kelima, Jumat (6/11/2026), Tim SAR Gabungan mulai bergerak pukul 07.00 WIB dengan membagi personel menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU).
Pencarian dilakukan dengan menyisir area sepanjang kurang lebih 25,5 kilometer. SRU pertama melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga titik A dengan radius sekitar lima kilometer.
SRU kedua melanjutkan pencarian dari titik A menuju titik B dengan panjang area sekitar 5,5 kilometer. Sementara SRU ketiga melakukan penyisiran dari titik B hingga titik C dengan panjang area sekitar 15 kilometer.
Setelah korban ditemukan, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing pada pukul 13.55 WIB. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing dan operasi SAR diusulkan untuk ditutup.
Abdul Malik menyampaikan, operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya lima personel Unit Siaga SAR Solok Selatan, enam personel BPBD, dua personel kepolisian, dua personel TNI, dua personel Damkar Kerinci, empat personel SAR MTA, empat personel TNKS, satu personel Tagana Kerinci, serta 15 orang masyarakat.
“Setelah korban ditemukan dan dievakuasi, seluruh unsur yang terlibat melaksanakan debriefing. Dengan demikian, operasi SAR diusulkan untuk ditutup,” ujarnya.
Selain Janal, satu orang rekannya bernama Alex (43) dilaporkan selamat dalam peristiwa tersebut. (*)










