Menu ✖

Mode Gelap
Lapangan Golf Fauzi Bahar di Aia Dingin Ternyata Sempat Direncanakan di Padang Sarai Indeks Udara Padang Tembus Kategori Tidak Sehat, BMKG Ungkap Asal Kabut Asapnya Kisah di Balik Kibaran Merah Putih yang Nyaris Menyatukan Indonesia-Malaysia Membuka Akses di Ujung Negeri: Kisah Yogi dan Dilema Hukum di Mentawai BNNP Sumbar Amankan 55 Orang dalam Razia Narkoba di Padang Besok Pacu Kuda Bupati Cup Tanah Datar Dibuka, 65 Kuda Ambil Bagian

News

Kurangi Risiko Banjir, Sungai di Kampung Lapai Padang Mulai Dikeruk

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Kurangi Risiko Banjir, Sungai di Kampung Lapai Padang Mulai Dikeruk Perbesar

Covesia.co.id — Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V melakukan pengerukan dan normalisasi aliran sungai di Banjir Kanal Kampung Lapai, Siteba, Kecamatan Nanggalo.

Pengerjaan tersebut merupakan bagian dari penanganan tanggap bencana untuk mengurangi risiko dan dampak banjir yang selama ini dirasakan masyarakat di kawasan tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, mengatakan pengerukan tersebut merupakan usulan Pemko Padang yang kemudian diakomodir oleh BWS Sumatera V.

“Penanganan ini merupakan usulan kita yang diakomodir oleh BWS. Salah satu titik yang ditangani yaitu di kawasan Kampung Lapai Siteba dan juga di Banda Luruih Kuranji,” kata Malvi, Kamis (1/10/2026).

Menurut Malvi, pengerukan dan penanganan sungai tersebut merupakan bentuk sinergi antara Pemko Padang dan BWS Sumatera V dalam mengantisipasi potensi bencana banjir.

Ia mengatakan, Pemko Padang terus berkoordinasi dengan BWS Sumatera V selama proses pengerjaan berlangsung.

“Prinsipnya kita di Pemko Padang terus berkoordinasi. Kita sebagai pihak daerah tentu sangat diuntungkan dan berterima kasih kepada BWS atas penanganan dan bantuan yang dialokasikan untuk Kota Padang ini,” ujarnya.

Selain di Banjir Kanal Kampung Lapai, pengerukan juga dilakukan di kawasan Banda Luruih, Kecamatan Kuranji. Kedua lokasi tersebut merupakan titik penanganan yang sebelumnya diusulkan Pemko Padang kepada BWS Sumatera V.

Pengerjaan pengerukan dan penanganan bantuan bencana tersebut telah dimulai sejak 14 September 2026 dan ditargetkan rampung pada akhir November mendatang.

Warga Siteba, Abdul Yardi atau Edi, menyambut baik pengerukan sungai tersebut. Menurutnya, penanganan itu sangat berarti bagi masyarakat yang selama ini terdampak banjir.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pemko Padang dan pihak terkait atas pengerukan sungai ini,” kata Edi.

“Penanganan ini sangat berarti bagi masyarakat yang sebelumnya terdampak banjir,” lanjutnya.

Pengerukan dan normalisasi diharapkan dapat membantu memperlancar aliran sungai serta mengurangi risiko dan dampak banjir bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Banjir Kanal Kampung Lapai. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Lapangan Golf Fauzi Bahar di Aia Dingin Ternyata Sempat Direncanakan di Padang Sarai

18 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Kisah di Balik Kibaran Merah Putih yang Nyaris Menyatukan Indonesia-Malaysia

18 Oktober 2026 - 09:49 WIB

Membuka Akses di Ujung Negeri: Kisah Yogi dan Dilema Hukum di Mentawai

18 Oktober 2026 - 09:08 WIB

BNNP Sumbar Amankan 55 Orang dalam Razia Narkoba di Padang

18 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Besok Pacu Kuda Bupati Cup Tanah Datar Dibuka, 65 Kuda Ambil Bagian

17 Oktober 2026 - 14:19 WIB

Trending Topik News