Covesia.co.id – Polres Solok membuka arus lalu lintas jalur Padang – Solok secara normal sejak Rabu (23/9/2026) malam. Material galodo yang sebelumnya memenuhi jalan raya, sudah dibersihkan. Namun sejumlah. Personil kepolisian masih disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan.
Jalur nasional ini sudah dibuka dengan dua arah. Hal ini diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya pada Kamis (24/9/2026) pagi.
“Polda Sumbar melalui Polres Solok sudah membuka arus lalu lintas Padang – Solok secara normal. Sejumlah personil kepolisian tetap disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan,” kata Susmelawati Kamis pagi.
Disampaikannya, pembukaan jalur ini sudah melalui perhitungan terhadap kondisi lapangan.
Namun, pengendara diminta tetap waspada dan mengurangi kecepatan saat melintas di beberapa titik yang masih menyisakan sisa material lumpur.
“Untuk kondisi jalan, sudah dibersihkan. Namun pengendara tetap hati-hati melintas karena masih ada sisa material lumpur. Kurangi kecepatan jika melintas di lokasi,” katanya.
Untuk pengamanan dan pengaturan lalu lintas, personil kepolisian difokuskan pada titik pintu angin, depan kantor Bupati dan kawasan Taman Hutan Raya Solok. Di tiga lokasi ini masih menjadi titik rawan kemacetan berdasarkan analisa lapangan.
Kasat Lantas Polres Solok Iptu Akbar Kharisma Tanjung mengatakan akses jalan sudah dapat dilewati pengendara. Namun, rekayasa lalu lintas masih dilakukan secara situasional menyesuaikan aktivitas pembersihan material di lapangan.
“Untuk arus jalan melihat situasi dan kondisi. Kadang dialihkan ke jalur lama atau jalur Lingkar Pintu Angin,” ujar Akbar.
Sementara itu, BPJN Sumatera Barat menyatakan ruas Jalan Nasional Batas Kota Solok-Lubuk Selasih di KM 36+600, Arosuka, juga telah kembali dapat dilalui secara fungsional. Walaupun Pembersihan sisa sedimen dan material galodo masih dilanjutkan menggunakan alat berat.
Kepala BPJN Sumatera Barat Elsa Putra Friandi mengatakan pihaknya menargetkan kondisi jalan kembali normal setelah proses pembersihan rampung. Pengendara tetap diminta berhati-hati karena masih terdapat aktivitas alat berat di sekitar badan jalan.
Di sisi lain, Kementerian Perhubungan memastikan layanan bus antarkota antarprovinsi (AKAP) di Terminal Tipe A Bareh Solok tetap berjalan normal. Sejumlah bus juga telah melintasi jalur alternatif Pintu Angin dan Lembah Anai selama proses penanganan berlangsung.
Jalur Sitinjau Lauik arah Solok juga sudah dapat dilalui bus AKAP rute Padang-Jakarta dengan aman. Berdasarkan laporan BPTD Sumatera Barat, sedikitnya 30 bus dengan 636 penumpang tercatat datang atau melintas di Terminal Tipe A Bareh Solok pada Selasa (22/9/2026).
Dengan kembali terbukanya jalur Padang-Solok, konektivitas kedua wilayah berangsur pulih. Namun, pengguna jalan tetap diminta mematuhi arahan petugas dan berhati-hati saat melintasi kawasan yang masih dalam proses pembersihan pascagalodo. (*)










