Covesia.co.id – Jalur utama Padang-Solok putus total akibat banjir bandang disusul longsor yang terjadi di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) malam.
Banjir bandang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Material banjir berupa lumpur, batu, kayu dan material lainnya kemudian menutupi badan jalan.
Sekitar 30 menit kemudian, longsor turut terjadi dan membuat akses dari kedua arah tidak dapat dilalui kendaraan.
Kasat Lantas Polres Solok, Iptu Akbar Kharisma Tanjung, mengatakan kondisi tersebut menyebabkan arus transportasi Padang-Solok maupun sebaliknya terputus.
“Akibat kejadian tersebut, akses transportasi dari Padang menuju Solok maupun sebaliknya terputus. Material longsor dan banjir menutupi badan jalan sehingga kendaraan untuk sementara tidak dapat melintas di jalur tersebut,” kata Akbar ketika di konfirmasi, Senin malam.
Menurut Akbar, material longsor dan sisa material banjir menutup badan jalan sehingga kendaraan tidak bisa melewati jalur utama tersebut.
Akbar kemudian mengimbau masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dari Padang menuju Solok maupun sebaliknya agar tidak memaksakan diri melintasi lokasi terdampak.
Pengendara disarankan menggunakan jalur alternatif melalui Padang Panjang hingga jalur utama kembali dinyatakan aman untuk dilalui.
“Pengguna jalan diimbau mengikuti arahan petugas di lapangan serta mencari informasi terbaru mengenai kondisi jalur sebelum melanjutkan perjalanan,” ujarnya.
Sebelumnya, galodo juga dilaporkan menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok di Arosuka sekitar pukul 20.00 WIB. Material batu dan material lainnya dilaporkan meluap hingga ke badan Jalan Raya Solok-Padang.
Hingga Senin malam, jalur utama Padang-Solok di lokasi terdampak masih belum dapat dilalui kendaraan. Petugas kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi. (*)










