Menu ✖

Mode Gelap
Badan Geologi Ungkap Longsor dan Bendungan Alam Jadi Penyebab Galodo Arosuka Solok Walhi Sumbar Sebut Anggota DPRD Kota Padang Diduga Buka Lahan di Hulu DAS Kuranji  Mantan Walikota Padang Diduga Babat Hutan Lindung Untuk Lapangan Golf di Hulu DAS Air Dingin Jejak Bukittinggi, Kota Perjuangan yang Menjaga Republik Tetap Berdiri Saat PDRI Hendri Arnis Lantik Doni Hendra sebagai Sekda Definitif Padang Panjang Gelombang Laut di Perairan Sumbar 6 Oktober 2026, Tertinggi di Pagai Capai 4 Meter

News

Gelombang Laut di Perairan Sumbar 6 Oktober 2026, Tertinggi di Pagai Capai 4 Meter

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Gelombang Laut di Perairan Sumbar 6 Oktober 2026, Tertinggi di Pagai Capai 4 Meter Perbesar

Covesia.co.id — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi peningkatan gelombang laut di sejumlah perairan Sumatera Barat.

Gelombang tertinggi diprakirakan terjadi di wilayah Pagai dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 4 meter pada 8 Oktober 2026.

Berdasarkan prakiraan cuaca maritim BMKG Maritim Teluk Bayur, potensi gelombang sedang hingga tinggi berlaku pada periode 6 hingga 8 Oktober 2026.

Wilayah yang berpotensi mengalami gelombang tertinggi adalah Perairan Barat Pagai dan Perairan Timur Pagai.

Pada 6 Oktober, tinggi gelombang di sejumlah perairan Sumbar diprakirakan berada pada kisaran 1 hingga 2,3 meter. Kondisi tersebut sebagian masuk kategori sedang, yakni tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter.

Kondisi gelombang kemudian diprakirakan meningkat secara bertahap. Puncaknya, pada 8 Oktober, gelombang di Perairan Barat Pagai dan Timur Pagai berpotensi mencapai 4 meter, yang masuk kategori gelombang tinggi menurut klasifikasi BMKG.

Selain wilayah Pagai, gelombang kategori sedang juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan lainnya, yakni Perairan Agam-Pasaman Barat, Perairan Pesisir Selatan, Perairan Padang-Padang Pariaman, Perairan Barat Siberut, Perairan Timur Siberut, Perairan Barat Sipora dan Perairan Timur Sipora.

Untuk Perairan Barat Pagai, BMKG mencatat tinggi gelombang pada periode awal prakiraan sudah berada di sekitar 2,1 meter atau kategori sedang. BMKG juga memberikan peringatan adanya potensi gelombang tinggi di wilayah tersebut.

Sementara di Perairan Padang-Padang Pariaman, tinggi gelombang berada sekitar 1,3 meter dan masuk kategori sedang pada kondisi yang dipantau BMKG. BMKG juga memprakirakan potensi gelombang sedang dengan ketinggian sekitar 1,5 meter di wilayah tersebut.

BMKG mengklasifikasikan gelombang dengan ketinggian 0,5 hingga 1,25 meter sebagai rendah, 1,25 hingga 2,5 meter sebagai sedang, dan 2,5 hingga 4 meter sebagai tinggi. Sementara gelombang 4 hingga 6 meter masuk kategori sangat tinggi.

Dengan adanya potensi peningkatan gelombang tersebut, masyarakat yang beraktivitas di laut, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, diminta meningkatkan kewaspadaan dan memantau informasi cuaca maritim terbaru dari BMKG.

Kondisi gelombang laut dapat berubah mengikuti perkembangan cuaca dan angin. Karena itu, masyarakat di wilayah pesisir dan pelaku pelayaran diimbau menjadikan informasi resmi BMKG sebagai acuan sebelum melakukan aktivitas di laut. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Badan Geologi Ungkap Longsor dan Bendungan Alam Jadi Penyebab Galodo Arosuka Solok

6 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Walhi Sumbar Sebut Anggota DPRD Kota Padang Diduga Buka Lahan di Hulu DAS Kuranji 

6 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Mantan Walikota Padang Diduga Babat Hutan Lindung Untuk Lapangan Golf di Hulu DAS Air Dingin

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Hendri Arnis Lantik Doni Hendra sebagai Sekda Definitif Padang Panjang

6 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Wali Kota Payakumbuh Terseret Dugaan Penipuan dan Penggelapan Aset RSIA Andini Pekanbaru

6 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Trending Topik News