Covesia.co.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang melatih 350 guru SMP negeri dan swasta untuk mengembangkan konten digital sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.
Melalui bimbingan teknis (bimtek), para guru dibekali keterampilan memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), membuat video pembelajaran interaktif, serta menggunakan aplikasi Lumi.
Kegiatan Bimtek Pengembangan Konten Digital Pendidikan tersebut digelar di Youth Center Kota Padang sejak Senin (26/10/2026) hingga Kamis (29/10/2026).
Sebanyak 350 guru dari 104 SMP negeri dan swasta di Kota Padang mengikuti pelatihan yang dibagi menjadi dua angkatan.
Ketua Pelaksana Bimtek, Junaidi mengatakan pelatihan tersebut bertujuan membekali guru dengan kemampuan memanfaatkan berbagai platform dan aplikasi digital untuk mendukung proses belajar mengajar.
“Kegiatan ini merupakan bimbingan teknis pengembangan konten digital pendidikan bagi guru SMP. Tujuannya untuk membekali dan melatih guru-guru agar menguasai berbagai platform serta aplikasi digital, sehingga mampu melaksanakan pembelajaran berbasis digital,” kata Junaidi, Selasa (27/10/2026).
Menurut Junaidi, perkembangan teknologi dan karakteristik siswa yang semakin dekat dengan dunia digital menuntut guru menyesuaikan metode pembelajaran.
Guru tidak lagi cukup mengandalkan metode ceramah, tetapi perlu menghadirkan materi yang lebih menarik dan interaktif.
“Bimtek ini sangat sejalan dengan perkembangan teknologi saat ini. Mengingat anak-anak sekarang menyukai hal-hal yang berbau digital, maka pola pembelajaran juga harus disesuaikan. Guru tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode ceramah, melainkan harus mampu memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) serta memperbarui materi, seperti membuat video interaktif atau menguasai pemanfaatan Lumi,” ujarnya.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan AI, pembuatan video pembelajaran interaktif, dan penggunaan aplikasi Lumi untuk mengembangkan media pembelajaran digital.
Keterampilan tersebut diharapkan dapat membantu guru menyajikan materi secara lebih kreatif dan mendorong keterlibatan siswa selama proses belajar mengajar.
Bimtek ini juga menghadirkan narasumber dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sumatera Barat, Supriyanto, serta akademisi Universitas Negeri Padang, Novriyon.
Junaidi berharap keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan oleh para guru di sekolah masing-masing.
Dengan begitu, pemanfaatan teknologi tidak berhenti pada penguasaan aplikasi, tetapi turut meningkatkan kualitas pembelajaran.
Program tersebut sekaligus mendukung penerapan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran bermakna, mendalam, dan menyenangkan.
Melalui pengembangan konten digital, Disdikbud Kota Padang mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik. (*)










