Covesia.co.id — Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq dipercaya menjadi Komandan Pasukan dalam upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Upacara tersebut digelar di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata, Jakarta, dan dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan kemerdekaan sekaligus bentuk penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk Indonesia.
Dalam pelaksanaan upacara, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq bertugas memastikan seluruh rangkaian penghormatan kepada para pahlawan berjalan tertib, khidmat dan penuh penghormatan.
Menurut Reza, Ziarah Nasional dan Renungan Suci tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial.
Momentum tersebut harus menjadi pengingat bagi generasi penerus mengenai besarnya perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan.
“Ziarah Nasional dan Renungan Suci ini merupakan bentuk penghormatan kita kepada para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raganya demi kemerdekaan Republik Indonesia. Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini tidak diperoleh dengan mudah, tetapi melalui perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu bangsa,” ujar Reza.
Ia mengatakan, semangat perjuangan tersebut harus diteruskan melalui pengabdian sesuai bidang masing-masing.
Jika generasi terdahulu berjuang dengan mengangkat senjata, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mempertahankan dan mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata.
“Tugas kita sebagai generasi penerus adalah melanjutkan perjuangan tersebut dengan memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Semangat kepahlawanan harus kita wujudkan melalui kedisiplinan, integritas, kerja keras, persatuan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Reza juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai tantangan.
Menurutnya, nilai yang diwariskan para pahlawan harus menjadi pedoman agar kepentingan bangsa tetap ditempatkan di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Ia berharap peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat kepahlawanan, kata dia, perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kita, semangat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan tidak berhenti pada kegiatan seremonial saja. Nilai-nilai tersebut harus terus hidup dalam diri kita dan diwujudkan melalui tindakan nyata untuk membangun Indonesia yang semakin maju, aman, kuat dan sejahtera,” tuturnya.
Reza kemudian mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai sarana memperkuat kebersamaan dan menjaga situasi tetap kondusif.
“Mari kita jaga persatuan dan kesatuan, jangan mudah terpecah oleh perbedaan. Kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa,” tegasnya.
Ziarah Nasional dan Renungan Suci tersebut berlangsung dalam suasana khidmat. Selain menjadi bentuk penghormatan negara kepada para pahlawan, kegiatan itu menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari perjuangan panjang yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan dapat memperkuat nasionalisme, terutama di kalangan generasi muda, sekaligus mendorong seluruh elemen bangsa untuk melanjutkan cita-cita para pendiri negara melalui pengabdian dan kerja nyata. (*)










