Menu

Mode Gelap
Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Putus Total Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan

News

AS Serang Iran Lagi, Trump : Gencatan Senjata Berakhir

badge-check

AS Serang Iran Lagi, Trump : Gencatan Senjata Berakhir Perbesar

Covesia.co.id – Amerika Serikat kembali melancarkan serangan militer ke sejumlah target di Iran pada Rabu (8/7/2026) dini hari waktu setempat. Ini menandai eskalasi terbaru setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata dengan Teheran telah berakhir.

Serangan AS yang terbaru ini menyasar sejumlah fasilitas militer dan infrastruktur strategis Iran di sekitar kawasan Selat Hormuz. Aksi tersebut dilakukan sebagai respons atas serangan Iran terhadap kapal-kapal komersial dan meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.

Dalam pernyataannya di sela-sela pertemuan NATO di Ankara, Turki, Trump menegaskan bahwa kesepakatan gencatan senjata sementara yang sebelumnya dimediasi Pakistan kini tidak lagi berlaku.

“Gencatan senjata sudah berakhir,” tegas Trump.

Ia menyebut upaya diplomasi dengan Iran tidak membuahkan hasil dan menilai kepemimpinan Iran tidak menunjukkan itikad baik untuk mengakhiri konflik.

Trump juga memperingatkan bahwa Amerika Serikat siap melancarkan serangan yang lebih keras apabila Iran kembali melakukan tindakan yang mengancam kepentingan AS maupun jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.

Di sisi lain, Iran membalas serangan tersebut dengan meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Teluk, termasuk di Bahrain dan Kuwait.

Ketegangan ini memicu kekhawatiran dunia terhadap potensi meluasnya konflik di Timur Tengah serta gangguan terhadap distribusi minyak global.

 

8 Prajurit Iran Gugur 

Sebanyak 8 prajurit IRGC dari satuan angkatan Darat dan laut tewas dalam serangan AS Rabu dini hari tersebut. Serangan menyasar ke beberapa titik di wilayah Bandar Abbas dan Bushehr, Iran selatan. Iran menyebut serangan itu sebagai “agresi kriminal”.

Menyusul serangan AS, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan AS melanggar kerangka perjanjian Islamabad yang ditandatangani kedua negara. Ia menegaskan Iran akan dengan tegas menjaga kepentingan nasional dan kedaulatannya. (*)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Putus Total

30 Juli 2026 - 23:56 WIB

Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI

30 Juli 2026 - 21:17 WIB

LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang

30 Juli 2026 - 18:53 WIB

Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara

30 Juli 2026 - 15:24 WIB

Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia

30 Juli 2026 - 15:01 WIB

Trending Topik News