Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Senyap Polda Sumbar di Pasaman, Alat Berat dan Operator Berhasil Diamankan Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Solok, Ratusan Botol Miras Disita Hujan Intensitas Sedang Hingga Lebat Diprakirakan Guyur Sejumlah Wilayah Sumbar  Sumbar Diprediksi Diguyur Hujan Berintensitas Sedang- Lebat Hari Ini Mengenal Yulius, Hakim Agung Kelahiran Bukittinggi yang Pimpin Sidang Kasasi Suket Gibran Waspada! November-Desember Jadi Puncak Musim Hujan di Sumbar

News

Momen Kelengahan yang Berujung Tragedi: Kisah Pilu Kehilangan Balita Helmi

Salsabilla Putri Mbadge-check

Momen Kelengahan yang Berujung Tragedi: Kisah Pilu Kehilangan Balita Helmi Perbesar

Covesia.co.id – Momen kedipan mata kerap menjadi batas tipis antara kehangatan tawa anak dan duka yang mendalam.

Tragedi memilukan di Korong Toboh Baru, Nagari Toboh Gadang Timur, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, menjadi cermin kelam sekaligus pengingat keras bagi setiap orang tua tentang betapa rentannya keselamatan buah hati kita.

Muhammad Helmi, balita mungil yang baru berusia dua tahun, ditemukan meninggal dunia pada Sabtu (24/10) pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Jasad bocah bersinglet merah marun itu ditemukan tenggelam di aliran sungai, hanya berjarak sekitar 200 meter dari rumah tempat ia biasanya tertawa dan bermain.

Peristiwa ini berawal pada Kamis sore (22/10). Saat sang ibu, Ramilis, bersiap untuk mandi, ia menitipkan Helmi sejenak kepada sang nenek. Namun, bahaya tak pernah memberi tanda. Hanya dalam hitungan menit seusai mandi, sang ibu mendapati pintu rumah sudah terbuka lebar dan Helmi tak lagi ada di dalam.

Rumah yang berjarak hanya 20 meter dari tepi sungai menjadi saksi bisu betapa cepatnya musibah menghampiri.

Sejak laporan darurat diterima, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari BPBD Padang Pariaman, Basarnas Kelas A Padang, TNI, Polri, pemerintah nagari, hingga masyarakat sekitar bahu-membahu menyisir aliran sungai.

Pencarian tak kenal lelah dilakukan, mulai dari menyisir kawasan pemukiman, hulu, hingga ke arah hilir.

Bahkan ketika operasi pencarian air terpaksa dihentikan pada malam hari demi keselamatan tim, pemantauan darat di tepi sungai terus berlanjut hingga melintasi pukul 01.00 dini hari. Harapan akan keajaiban sempat membumbung tinggi dari pasangan Kambarudin dan Ramilis beserta warga setempat, sebelum akhirnya berita duka itu menghentikan pencarian pada Sabtu pagi.

“Jenazah korban ditemukan 200 meter dari kediamannya. Saat ini jenazah telah dibawa ke rumah duka,” ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang Pariaman, Romer Makrius.

Duka yang menimpa keluarga Helmi bukan sekadar deretan angka dalam catatan musibah, melainkan peringatan nyata bagi seluruh orang tua. Anak usia balita memiliki rasa ingin tahu yang sangat tinggi, namun belum memiliki pemahaman sedikit pun tentang bahaya di sekitarnya.

Hanya butuh beberapa detik dan beberapa langkah kecil bagi seorang anak untuk berada di situasi yang mengancam jiwa, terutama bagi keluarga yang tinggal di sekitar potensi bahaya seperti aliran sungai, jalan raya, maupun sumur terbuka.

Musibah ini mengetuk hati kita semua untuk memastikan anak selalu berada dalam jarak pandang dan jangkauan fisik, terutama saat berpindah penanganan antar-anggota keluarga.  Mengingatkan tetangga dan warga sekitar untuk saling menjaga dan tanggap jika melihat anak balita berjalan sendirian tanpa pendamping.

Helmi kini telah berpulang ke pangkuan Sang Pencipta, meninggalkan duka mendalam sekaligus pelajaran berharga. Semoga kepergian Helmi menjadi peringatan abadi bagi kita semua untuk tak pernah lengah, walau hanya sekejap, demi menjaga keselamatan buah hati tercinta. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Operasi Senyap Polda Sumbar di Pasaman, Alat Berat dan Operator Berhasil Diamankan

1 November 2026 - 13:03 WIB

Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Solok, Ratusan Botol Miras Disita

1 November 2026 - 12:42 WIB

Hujan Intensitas Sedang Hingga Lebat Diprakirakan Guyur Sejumlah Wilayah Sumbar 

1 November 2026 - 10:15 WIB

Sumbar Diprediksi Diguyur Hujan Berintensitas Sedang- Lebat Hari Ini

1 November 2026 - 10:06 WIB

Mengenal Yulius, Hakim Agung Kelahiran Bukittinggi yang Pimpin Sidang Kasasi Suket Gibran

1 November 2026 - 08:47 WIB

Trending Topik News