Covesia.co.id – Hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir diprediksi masih akan menyelimuti Sumatera Barat hari ini, Minggu (25/10).
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejumlah wilayah Sumbar bahkan ada yang berpotensi dilanda hujan dari pagi hingga malam hari.
Wilayah Pasaman Barat, Pasaman, dan Agam diprakirakan dilanda hujan dari pagi pukul 07.00 WIB, hingga malam hari pukul 22.00 WIB. Terparah di Pasaman yang diguyur hujan lebat disertai petir dari pagi hingga siang hari. Sementara hujan petir melanda Agam pada sore hari.
Sementara wilayah Padang Pariaman, Pariaman, dan Kepulauan Mentawai diprakirakan mulai turun hujan pada pukul 10.00 WIB. Lalu pada pukul 13.00 WIB siang hari, wilayah lainnya seperti Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Padang, Kabupaten Solok, Sijunjung, dan Sawahlunto turut menyusul diguyur hujan.
Hingga pada sore hari, puncaknya hujan terjadi. Hujan merata hampir di seluruh wilayah Sumbar, dengan kondisi paling parah dan patut di waspadai di wilayah Agam, Payakumbuh , Tanah Datar, Kabupaten Solok, Sijunjung, dan Sawahlunto dan sekitarnya.
Sementara pada malam hari, intensitas hujan mulai berkurang menjadi hujan ringan. Hujan juga mulai mereda di sejumlah wilayah. Menyisakan langit berawan dan berkabut di wilayah Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Bukittinggi, Sawahlunto, Solok Selatan, Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai.
Satu-satunya wilayah yang tidak berpotensi hujan dari pagi hingga malam hari adalah Kota Solok dengan suhu udara berkisar 21-26°C, kelembapan udara 77-96%, dan kecepatan angin terendah di Sumbar 6 km/jam.
Wilayah terdingin di Sumbar adalah Bukittinggi dengan suhu udara hanya 18-22°C, dan terhangat di Pesisir Selatan 26-32°C. Kelembapan udara tertinggi di Padang Panjang mencapai 100%, dan terendah di Dharmasraya 74%.
Angin kencang diprakirakan mencapai 25 km/jam di Kepulauan Mentawai, disusul Pesisir Selatan 21 km/jam, dan Kota Padang 15 km/jam. Selain di Kota Solok, kecepatan angin terendah ada di wilayah Payakumbuh dan Padang Panjang hanya 7 km/jam. (*)










