Covesia.co.id – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat, Hamdanus menegaskan Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat (Sumbar) 2026 tetap dijadwalkan pada rencana awal, yakni tanggal 2 – 14 Oktober 2026.
Bahkan saat ini tahapan pelaksanaan Porprov XVI sudah pada hasil rapat koordinasi (Rakor-red) terakhir bersama kepala daerah.
“Soal jadwal domainnya Kepala Daerah, sesuai hasil Rakor terakhir, tetap dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 14 Oktober 2026. KONI sudah menyiapkan perhelatan Porprov sesuai hasil Rakor tersebut,” ujar Hamdanus saat dikonfirmasi oleh Covesia, Rabu (16/9/2026).
Hasil ketetapan jadwal ini, sudah tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Sumbar Nomor 426-121-2026 tertanggal 23 Februari 2026 tentang Penyelenggaraan Porprov XVI Sumbar Tahun 2026 dan Porprov XVII Tahun 2028.
Pembukaan dijadwalkan berlangsung di Kota Solok pada 2 Oktober 2026. Sedangkan penutupan direncanakan di Kabupaten Padang Pariaman pada 14 Oktober 2026.
Penyelenggaraan Porprov XVI juga menggunakan konsep tuan rumah bersama. Sejumlah kabupaten dan kota di Sumbar akan menjadi lokasi pertandingan berbagai cabang olahraga, sehingga pelaksanaan tidak terpusat hanya di satu daerah.
Persiapan menuju pelaksanaan juga telah dilakukan oleh KONI Sumbar bersama pihak terkait. Salah satu tahapan yang telah berlangsung yakni Chief de Mission Meeting (CDM) pada 12-13 September 2026.
Pertemuan tersebut melibatkan KONI kabupaten/kota, daerah tuan rumah, technical delegate, tim keabsahan serta dewan hakim. Tahapan ini menjadi bagian dari persiapan teknis sebelum pertandingan Porprov dimulai.
Sebelumnya sejumlah pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Sumatera Barat meminta ajang Olahraga tersebut ditunda ke bulan November.
Persoalan keterbatasan waktu dalam menyiapkan anggaran, administrasi dan akomodasi menjadi alasan permintaan tersebut mencuat.
Usulan penundaan tersebut sebelumnya disampaikan oleh 16 dari 19 KONI kabupaten/kota di Sumbar.
Hanya 3 pengurus KONI yang tidak mengajukan permohonan agar Porprov XVI Sumbar untuk ditunda. Ketiga pengurus KONI tersebut adalah Bukittinggi, Sijunjung dan Mentawai. (*)











