Menu ✖

Mode Gelap
Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman Terendah di Sumbar, Hanya 1,78 Persen Harga Cabai Merah Melonjak 40 Persen, Inflasi Sumbar Naik Jadi 3,97 Persen Sisir Lokasi Dugaan Aktivitas PETI di TNKS Pessel, Tim Gabungan Musnahkan 10 Pondok Basement Blok II Pasar Raya Padang Ada WiFi Gratis, Pedagang Bisa Jualan Online KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Agam Amankan Aset Perusahaan Cuaca Sumbar Hari Ini, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Lebat

News

Pilwana Serentak, Masyarakat Solok Diliburkan Tanggal 9 September 2026

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Pilwana Serentak, Masyarakat Solok Diliburkan Tanggal 9 September 2026 Perbesar

Covesia.co.id – Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan Rabu, 9 September 2026 sebagai hari yang diliburkan bagi masyarakat. Kebijakan ini untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak 2026.

Masyarakat diminta menggunakan hak pilih ke lokasi TPS yang telah ditentukan oleh panitia.

Pilwana Serentak Kabupaten Solok tanggal September 2026 ini akan diikuti 23 nagari dari total 74 nagari yang ada.

Penetapan hari libur tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 400.10.2/3/DPMN-2026 tentang Penetapan Hari yang Diliburkan pada Pemungutan Suara Pemilihan Wali Nagari Serentak Tahun 2026.

Pemkab Solok juga mengimbau seluruh unsur terkait untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pemungutan suara. Hari libur ini sekaligus diharapkan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menentukan pemimpin di tingkat nagari.

“9 September 2026, mari sukseskan Pemilihan Wali Nagari Serentak,” himbauan surat edaran tersebut.

Bupati Solok Jon Firman Pandu sebelumnya menyampaikan bahwa Pilwana Serentak 2026 telah diluncurkan dan dijadwalkan berlangsung pada 9 September.

Dalam peluncuran tersebut, ia mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan meskipun memiliki pilihan politik yang berbeda.

23 Nagari Ikuti Pilwana

Pelaksanaan Pilwana Serentak tahun ini hanya berlangsung di 23 nagari. Jumlah tersebut merupakan bagian dari 74 nagari yang berada di wilayah Kabupaten Solok.

Pelaksanaan secara serentak menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah untuk mengisi kepemimpinan nagari yang masa jabatannya telah berakhir maupun nagari yang membutuhkan wali nagari definitif.

Sebelumnya, 23 nagari di Kabupaten Solok juga menjadi perhatian DPRD karena sebagian masih dipimpin oleh pelaksana tugas.

Komisi I DPRD Kabupaten Solok pada awal 2026 bahkan mendesak pemerintah daerah segera menjalankan tahapan Pilwana.

Dengan digelarnya pemungutan suara pada 9 September, masyarakat di nagari yang melaksanakan Pilwana akan menentukan wali nagari untuk periode berikutnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Padang Pariaman Terendah di Sumbar, Hanya 1,78 Persen

4 November 2026 - 13:19 WIB

Harga Cabai Merah Melonjak 40 Persen, Inflasi Sumbar Naik Jadi 3,97 Persen

4 November 2026 - 13:10 WIB

Sisir Lokasi Dugaan Aktivitas PETI di TNKS Pessel, Tim Gabungan Musnahkan 10 Pondok

4 November 2026 - 08:54 WIB

Basement Blok II Pasar Raya Padang Ada WiFi Gratis, Pedagang Bisa Jualan Online

4 November 2026 - 08:43 WIB

KAI Divre II Sumbar Gandeng Kejari Agam Amankan Aset Perusahaan

4 November 2026 - 08:40 WIB

Trending Topik News