Covesia.co.id – Empat pria yang mengaku sebagai wartawan asal Provinsi Riau diamankan jajaran Polsek Kamang Baru, Polres Sijunjung.
Mereka diamankan setelah diduga melakukan pemerasan terhadap pihak SPBU Parit Rantang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung.
Keempatnya diamankan di kawasan SPBU tersebut pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.
Polisi mengamankan mereka setelah menerima informasi dan keresahan masyarakat terkait aktivitas keempat pria tersebut.
Kapolsek Kamang Baru AKP Syafrinaldi membenarkan penanganan terhadap keempat pria tersebut. Saat ini mereka telah dibawa ke Mapolres Sijunjung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
“Benar. Ada empat orang yang telah diamankan dalam kasus dugaan pemerasan. Kini mereka sudah diamankan di Mapolres Sijunjung untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Syafrinaldi, Kamis (27/8/2026).
Keempat pria tersebut masing-masing berinisial M.RN yang mengaku sebagai wartawan media MN, M.YH dari DPDetik Pos, DI dari SMH, dan SN dari PB.
Menurut Syafrinaldi, dugaan pemerasan tersebut dilakukan dengan cara mengancam akan memviralkan maupun memberitakan aktivitas di SPBU Parit Rantang.
“Mereka diduga melakukan pemerasan dengan cara mengancam akan memviralkan dan memberitakan aktivitas di SPBU tersebut,” ungkapnya.
Saat polisi mendatangi lokasi, petugas tidak menemukan aktivitas pelansiran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Aktivitas masyarakat di SPBU juga terpantau berjalan seperti biasa.
Keempat pria tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Kamang Baru sekitar pukul 00.30 WIB untuk dimintai keterangan. Mereka diketahui menggunakan satu unit mobil Toyota Sigra berwarna hitam dengan nomor polisi BM 1430 RF.
Persoalan kemudian berkembang setelah kendaraan yang digunakan keempat pria tersebut berada di Mapolsek Kamang Baru. Sejumlah warga yang merasa kesal sempat merusak kendaraan tersebut.
Dari dalam mobil, ditemukan satu buah tongkat bisbol berbahan besi dan satu pucuk benda menyerupai senjata api jenis revolver atau Air Gun beserta enam butir amunisi. Barang-barang tersebut kemudian diserahkan kepada polisi.
Syafrinaldi mengatakan polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan jenis senjata yang ditemukan tersebut.
“Iya. Ada ditemukan senjata mirip senjata api jenis revolver. Saat ini sedang diselidiki apakah itu senjata api atau softgun/air gun,” ujarnya.
Keempat pria tersebut selanjutnya dijemput personel Satreskrim Polres Sijunjung untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
“Keempatnya telah dijemput personel Satreskrim Polres Sijunjung untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” kata Syafrinaldi.
Hingga berita ini ditulis, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Sijunjung.
Polisi masih mendalami dugaan pemerasan, aktivitas keempat pria di SPBU, serta status dan jenis senjata yang ditemukan di dalam kendaraan mereka. (*)










