Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Dharmasraya Temukan Bibit Sawit di Lahan Bekas Karhutla, Minta Polisi Usut Tuntas Pantau Pilwana E-Voting di 2 Kecamatan, Wabup Pasbar Pastikan Pemungutan Kondusif Bukittinggi Perpanjang PJJ hingga 21 Oktober, Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah Sempat Longsor, Pagi Ini Jalan Padang Koto Gadang – Koto Alam Agam Sudah Bisa Dilalui Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Pemancing Asal Mentawai Ditemukan Selamat di Nias Prakiraan Cuaca Sumbar 19 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Ini Diguyur Hujan Lebat 

News

Ngaku Wartawan dan Diduga Peras SPBU di Sijunjung, Empat Pria Asal Riau Diamankan Polisi

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Ngaku Wartawan dan Diduga Peras SPBU di Sijunjung, Empat Pria Asal Riau Diamankan Polisi Perbesar

Covesia.co.id – Empat pria yang mengaku sebagai wartawan asal Provinsi Riau diamankan jajaran Polsek Kamang Baru, Polres Sijunjung.

Mereka diamankan setelah diduga melakukan pemerasan terhadap pihak SPBU Parit Rantang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung.

Keempatnya diamankan di kawasan SPBU tersebut pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 00.00 WIB.

Polisi mengamankan mereka setelah menerima informasi dan keresahan masyarakat terkait aktivitas keempat pria tersebut.

Kapolsek Kamang Baru AKP Syafrinaldi membenarkan penanganan terhadap keempat pria tersebut. Saat ini mereka telah dibawa ke Mapolres Sijunjung untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Benar. Ada empat orang yang telah diamankan dalam kasus dugaan pemerasan. Kini mereka sudah diamankan di Mapolres Sijunjung untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Syafrinaldi, Kamis (27/8/2026).

Keempat pria tersebut masing-masing berinisial M.RN yang mengaku sebagai wartawan media MN, M.YH dari DPDetik Pos, DI dari SMH, dan SN dari PB.

Menurut Syafrinaldi, dugaan pemerasan tersebut dilakukan dengan cara mengancam akan memviralkan maupun memberitakan aktivitas di SPBU Parit Rantang.

“Mereka diduga melakukan pemerasan dengan cara mengancam akan memviralkan dan memberitakan aktivitas di SPBU tersebut,” ungkapnya.

Saat polisi mendatangi lokasi, petugas tidak menemukan aktivitas pelansiran bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Aktivitas masyarakat di SPBU juga terpantau berjalan seperti biasa.

Keempat pria tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Kamang Baru sekitar pukul 00.30 WIB untuk dimintai keterangan. Mereka diketahui menggunakan satu unit mobil Toyota Sigra berwarna hitam dengan nomor polisi BM 1430 RF.

Persoalan kemudian berkembang setelah kendaraan yang digunakan keempat pria tersebut berada di Mapolsek Kamang Baru. Sejumlah warga yang merasa kesal sempat merusak kendaraan tersebut.

Dari dalam mobil, ditemukan satu buah tongkat bisbol berbahan besi dan satu pucuk benda menyerupai senjata api jenis revolver atau Air Gun beserta enam butir amunisi. Barang-barang tersebut kemudian diserahkan kepada polisi.

Syafrinaldi mengatakan polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan jenis senjata yang ditemukan tersebut.

“Iya. Ada ditemukan senjata mirip senjata api jenis revolver. Saat ini sedang diselidiki apakah itu senjata api atau softgun/air gun,” ujarnya.

Keempat pria tersebut selanjutnya dijemput personel Satreskrim Polres Sijunjung untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

“Keempatnya telah dijemput personel Satreskrim Polres Sijunjung untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut,” kata Syafrinaldi.

Hingga berita ini ditulis, kasus tersebut masih dalam penanganan Satreskrim Polres Sijunjung.

Polisi masih mendalami dugaan pemerasan, aktivitas keempat pria di SPBU, serta status dan jenis senjata yang ditemukan di dalam kendaraan mereka. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Bupati Dharmasraya Temukan Bibit Sawit di Lahan Bekas Karhutla, Minta Polisi Usut Tuntas

19 Oktober 2026 - 15:48 WIB

Pantau Pilwana E-Voting di 2 Kecamatan, Wabup Pasbar Pastikan Pemungutan Kondusif

19 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Bukittinggi Perpanjang PJJ hingga 21 Oktober, Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah

19 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Sempat Longsor, Pagi Ini Jalan Padang Koto Gadang – Koto Alam Agam Sudah Bisa Dilalui

19 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Pemancing Asal Mentawai Ditemukan Selamat di Nias

19 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Trending Topik News