Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Dharmasraya Temukan Bibit Sawit di Lahan Bekas Karhutla, Minta Polisi Usut Tuntas Pantau Pilwana E-Voting di 2 Kecamatan, Wabup Pasbar Pastikan Pemungutan Kondusif Bukittinggi Perpanjang PJJ hingga 21 Oktober, Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah Sempat Longsor, Pagi Ini Jalan Padang Koto Gadang – Koto Alam Agam Sudah Bisa Dilalui Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Pemancing Asal Mentawai Ditemukan Selamat di Nias Prakiraan Cuaca Sumbar 19 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Ini Diguyur Hujan Lebat 

Ekonomi dan Bisnis

BP3MI Sumbar Ikuti Kick Off SMK Go Global, Targetkan 500 Ribu Calon PMI hingga 2029

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

BP3MI Sumbar Ikuti Kick Off SMK Go Global, Targetkan 500 Ribu Calon PMI hingga 2029 Perbesar

Covesia.co.id – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Barat mengikuti Kick Off Program SMK Go Global yang digelar Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Rabu (26/8/2026).

Kegiatan nasional tersebut berlangsung di Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta Timur dan dibuka Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin.

Sementara di Sumatera Barat, rangkaian pembukaan diikuti secara langsung dari BDI Padang.

Program SMK Go Global merupakan program resmi Presiden Republik Indonesia yang diarahkan untuk memperkuat pendidikan dan pelatihan vokasi sekaligus menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja internasional.

Program tersebut menargetkan persiapan 40.000 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) pada 2026. Jumlah itu ditargetkan terus bertambah hingga mencapai 500.000 calon PMI pada 2029.

Di Sumatera Barat, kegiatan di BDI Padang diikuti sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari Kepala BDI Padang, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Wakil Rektor IV Universitas Negeri Padang (UNP), Kepala Migran Center UNP, perwakilan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), hingga 40 peserta pelatihan SMK Go Global bidang Patisserie and Food Service.

Kepala BP3MI Sumatera Barat, Jupriyadi, mengatakan pihaknya juga menyiapkan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kemampuan calon PMI, baik dalam bidang bahasa maupun keterampilan teknis.

“Kami telah membuka pendaftaran pelatihan bagi lulusan SMK sederajat hingga sarjana mulai 12 Agustus kemarin, baik untuk pelatihan bahasa maupun pelatihan teknis. Salah satunya adalah pelatihan Patisserie and Food Service yang saat ini diikuti para peserta,” ujar Jupriyadi.

Menurut Jupriyadi, pelatihan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak, di antaranya BDI Padang, Migran Center UNP, SMK, serta lembaga pendidikan dan pelatihan lainnya.

Ia mengatakan penguatan kompetensi menjadi penting agar calon PMI tidak hanya memiliki keterampilan kerja, tetapi juga sertifikasi dan kemampuan bahasa asing yang sesuai dengan persyaratan negara tujuan.

“Peserta pelatihan nantinya akan ditempatkan bekerja di luar negeri sesuai dengan keterampilan dan kompetensi yang telah diperoleh melalui Program SMK Go Global,” katanya.

Program SMK Go Global menerapkan pendekatan berbasis kebutuhan pasar kerja di negara tujuan. Pemerintah terlebih dahulu mengidentifikasi kebutuhan tenaga kerja, sektor pekerjaan, serta jenis kompetensi yang dibutuhkan.

Hasil pemetaan tersebut kemudian menjadi dasar dalam menentukan jenis pelatihan yang diberikan kepada calon PMI. Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan perusahaan dan dunia industri di luar negeri.

Jupriyadi menilai sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, pelatihan dan dunia penempatan kerja menjadi bagian penting dalam menyiapkan calon PMI yang kompeten dan mampu bersaing di pasar kerja global.

Melalui program tersebut, pemerintah tidak hanya menargetkan peningkatan jumlah calon PMI, tetapi juga mendorong agar pekerja migran Indonesia memiliki keterampilan yang lebih baik, tersertifikasi dan sesuai kebutuhan pasar kerja internasional. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15 Ribu, Tembus Rp2,595 Juta per Gram

30 September 2026 - 10:17 WIB

Harga Cabai di Pasar Raya Padang Kembali Naik, Keriting Merah Tembus Rp65 Ribu

29 September 2026 - 16:49 WIB

Harga Emas Antam Turun Pagi Ini, Buyback Anjlok Rp47 Ribu

29 September 2026 - 10:27 WIB

Harga Emas Minggu 13 September 2026 Stabil, Antam Rp2,644 Juta per Gram

13 September 2026 - 09:08 WIB

Harga Emas Pagi Ini 12 September 2025, Rp2,6 Juta per Gram

12 September 2026 - 09:33 WIB

Trending Topik Ekonomi dan Bisnis