Covesia.co.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat mendorong masyarakat membangun kebiasaan menabung sejak dini sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan kemandirian finansial.
Dorongan tersebut disampaikan dalam Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 yang digelar di UPI Exhibition Hall, Kota Padang, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan mengusung tema “Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” itu diikuti lebih dari 500 peserta.
Mereka berasal dari kalangan industri jasa keuangan, instansi vertikal, organisasi perangkat daerah (OPD), guru hingga pelajar dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan kebiasaan menabung perlu diperkenalkan kepada anak-anak sejak usia dini.
Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat membentuk generasi yang lebih cerdas dan mandiri dalam mengelola keuangan.
“Menabung sejak dini merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang cerdas dan mandiri secara finansial,” ujar Mahyeldi, Kamis (20/8/2026).
Ia menilai, kebiasaan menyisihkan uang secara rutin tidak hanya memberikan manfaat bagi individu, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sementara itu, Kepala OJK Sumbar Roni Nazra mengatakan Hari Indonesia Menabung menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan formal.
Salah satu program yang terus menunjukkan perkembangan di Sumatera Barat adalah Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).
“Hingga Juli 2025, program KEJAR di Sumatera Barat telah mencapai 1,48 juta jumlah rekening simpanan pelajar dengan total simpanan mencapai Rp262,48 miliar,” kata Roni.
Ia berharap capaian tersebut terus meningkat sehingga semakin banyak pelajar memiliki rekening tabungan dan terbiasa mengelola keuangan secara bijak sejak usia sekolah.
Dalam Puncak HIM 2026, OJK Sumbar juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berhasil dalam implementasi program KEJAR.
Penghargaan tersebut antara lain diberikan kepada TPAKD Kabupaten Padang Pariaman sebagai implementasi KEJAR terbaik, Bank Nagari sebagai bank umum terbaik, PT BPR Gema Pesisir sebagai BPR/BPRS terbaik, serta SMP Negeri 4 Lubuk Alung sebagai satuan pendidikan terbaik.
Selain penghargaan, rangkaian kegiatan diisi dengan talkshow, lomba perencanaan keuangan, Ranking I, lomba video singkat bertema “Menabung Untuk Indonesiaku” dan stand up comedy.
Melalui momentum tersebut, OJK Sumbar mengajak masyarakat menjadikan menabung bukan sekadar kebiasaan, tetapi bagian dari gaya hidup dan langkah awal untuk membangun kemandirian finansial sejak dini. (*)











