Covesia.co.id — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menargetkan bantuan berupa 1,5 ton rendang untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat tiba sebelum 24 Agustus 2026.
Bantuan tersebut disiapkan sebagai bentuk solidaritas Sumbar terhadap masyarakat NTT yang terdampak gempa bumi pada 15 Agustus 2026.
Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf, mengatakan bantuan rendang tersebut dikumpulkan dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Sumbar.
“Kenyataannya hingga Kamis (20/8/2026) kemarin, jumlah rendang yang terkumpul sudah mencapai 1,6 ton. Melampaui target, ” ucap Era pada Jumat (21/8/2027).
Bantuan ini rencananya dikirim menuju Labuan Bajo terlebih dahulu, kemudian disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa di NTT secara merata.
Pemilihan rendang sebagai bantuan pangan bukan tanpa alasan. Makanan khas Minangkabau tersebut dinilai praktis, dapat bertahan relatif lama, serta bisa langsung dikonsumsi oleh warga terdampak bencana.
Era mengatakan pengumpulan bantuan dilakukan sejak gempa mengguncang NTT. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan pangan masyarakat yang masih berada dalam kondisi darurat.
Selain bantuan rendang, Pemprov Sumbar juga menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp500 juta melalui belanja tidak terduga untuk membantu penanganan bencana di NTT.
“Selain bantuan gempa, ada bantuan lain sebesar Rp 500 juta untuk membantu meringankan beban saudara di NTT, ” katanya.
Pengiriman bantuan dari Sumbar menjadi bagian dari solidaritas antardaerah setelah gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang NTT pada 15 Agustus 2026.
Bantuan pangan juga sebelumnya dikirim masyarakat Sumbar melalui LKAAM dan Gebu Minang dengan target mencapai 5 ton rendang. Sebanyak 700 kilogram telah dikirim pada tahap pertama menggunakan pesawat Hercules pada 17 Agustus 2026.
Pemprov Sumbar berharap bantuan tersebut dapat segera diterima masyarakat terdampak dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa pemulihan pascabencana. (*)










