Menu

Mode Gelap
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Ajukan Banding Sempat Lumpuh 7,5 Jam, Arus Lalu Lintas di Lembah Anai Kembali Normal Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Putus Total Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang

News

Sempat Lumpuh 7,5 Jam, Arus Lalu Lintas di Lembah Anai Kembali Normal

badge-check

Sempat Lumpuh 7,5 Jam, Arus Lalu Lintas di Lembah Anai Kembali Normal Perbesar

Covesia.co.id –  Jalur nasional Padang–Bukittinggi yang sempat lumpuh akibat longsor di kawasan Kilometer 66,700 dekat Jembatan Kembar, Lembah Anai, akhirnya kembali dapat dilalui kendaraan dari dua arah.

Material longsor berupa batu dan tanah yang menutup badan jalan berhasil dibersihkan petugas pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Tim gabungan berhasil melakukan pembersihan selama setelah bekerja selama 7,5 jam. Lamanya pengerjaan ini dikarenakan material longsor cukup banyak dan besar, ditambah dengan pencahayaan yang terbatas disekitar lokasi.

Pembersihan material sudah mencapai 95 persen dan dipastikan aman untuk dilalui seluruh jenis kendaraan. Baik dari arah Padang, maupun sebaliknya.

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot mengatakan proses evakuasi material berlangsung dengan melibatkan petugas gabungan dan alat berat.

“Alhamdulillah, material longsor sudah berhasil dibersihkan sekitar pukul 03.30 WIB. Saat ini jalur Lembah Anai sudah dapat dilalui dari dua arah, baik kendaraan yang datang dari Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya,” kata AKP Pifzen Finot, Jumat (31/7/2026) dini hari.

Meski jalur telah kembali normal, pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintasi kawasan Lembah Anai. Pasalnya, daerah inj merupakan salah satu titik rawan longsor, terutama setelah hujan mengguyur kawasan perbukitan.

“Kami mengimbau pengendara agar tetap berhati-hati, mengurangi kecepatan saat melintasi kawasan Lembah Anai, serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Kondisi tebing masih perlu diwaspadai karena kawasan ini termasuk daerah rawan longsor,” ujarnya.

Sebelumnya, longsor terjadi pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 20.00 WIB di Kilometer 66,700 dekat Jembatan Kembar.

Material batu dan tanah menutup seluruh badan jalan sehingga akses Padang–Bukittinggi terputus total selama beberapa jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun antrean kendaraan sempat mengular hingga ke pintu keluar Tol Padang–Sicincin. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Ajukan Banding

31 Juli 2026 - 09:06 WIB

Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Putus Total

30 Juli 2026 - 23:56 WIB

Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI

30 Juli 2026 - 21:17 WIB

LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang

30 Juli 2026 - 18:53 WIB

Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara

30 Juli 2026 - 15:24 WIB

Trending Topik News