Menu

Mode Gelap
LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar Hari Ini PN Pekanbaru Bacakan Vonis Gubernur Riau Nonaktif

News

Heboh Guru SD di Sumut Serahkan Muridnya Ke Suami Untuk Dicabuli

badge-check

Heboh Guru SD di Sumut Serahkan Muridnya Ke Suami Untuk Dicabuli Perbesar

Covesia.co.id – Seorang guru SD berstatus PNS di Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara diamankan pihak kepolisian pada Rabu (22/7/2026) malam. Diduga, oknum guru ini menyerahkan seorang murid laki-lakinya kepada sang suami untuk dicabuli.

Tindakan oknum guru tersebut memancing kemarahan warga. Amukan massa tak bisa terelakkan dan terekam kamera ponsel warga hingga viral.

Kejadian ini berlangsung di  di Jalan Burhanuddin, Kelurahan Perjuangan, Kecamatan Teluk Nibung, Kota Tanjungbalai, Sumatera Utara.

Dari video yang beredar, terlihat ratusan warga mengepung rumah oknum guru tersebut. Terdengar teriakan meminta oknum guru dan suaminya keluar.

Sampai akhirnya warga mendobrak pintu rumah oknum guru ini. Beruntung polisi cepat datang ke lokasi, sehingga oknum guru dan suaminya ini tidak sampai dihakimi massa. Kemudian membawanya ke Mapolres Tanjung Balai.

Berdasarkan informasi yang beredar, oknum guru tersebut diduga membawa seorang murid laki-lakinya ke rumah. Kemudian mempertemukan korban dengan suaminya hingga terjadi dugaan perbuatan pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Korban diketahui merupakan anak berusia 12 tahun yang telah yatim piatu dan tinggal bersama keluarga angkatnya. Dugaan peristiwa itu disebut telah berlangsung sejak Mei 2026.

Kasus ini mulai terungkap setelah korban tidak mengikuti kegiatan belajar di sekolah selama hampir dua pekan. Kondisi tersebut membuat keluarga angkat korban merasa curiga dan membawanya menjalani pemeriksaan medis.

Dari pemeriksaan awal itulah muncul dugaan adanya tindak kekerasan terhadap korban yang kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Kepala Lingkungan V Kelurahan Perjuangan, Sadam Husin Hasibuan, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurutnya, warga baru mengetahui dugaan kasus itu setelah korban menjalani pemeriksaan di sebuah klinik.

“Warga baru mengetahui kasus ini setelah korban diperiksa di klinik. Korban diduga menjadi korban pencabulan hingga mengalami luka fisik,” ujar Kepala Lingkungan 5 Kelurahan Perjuangan, Sadam Husin Hasibuan, Rabu malam.

Ia mengatakan, kabar tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat hingga memicu kemarahan warga.

Ratusan orang mendatangi rumah pasangan suami istri yang diduga terlibat, sementara sebagian lainnya mendatangi Mapolres Tanjungbalai untuk mengawal proses hukum.

Mayoritas massa yang hadir merupakan kaum emak-emak. Mereka meminta aparat kepolisian mengusut perkara tersebut secara tuntas dan memberikan sanksi sesuai ketentuan hukum apabila dugaan tersebut terbukti.

Masyarakat sengaja datang ke Mapolres Tanjungbalai untuk memastikan proses hukum berjalan secara transparan.

Selain itu, warga juga meminta agar korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan selama proses penanganan perkara.

Hingga berita ini ditulis, Satreskrim Polres Tanjungbalai masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa para pihak, mengumpulkan alat bukti, serta mendalami dugaan keterlibatan masing-masing terlapor. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang

30 Juli 2026 - 18:53 WIB

Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara

30 Juli 2026 - 15:24 WIB

Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia

30 Juli 2026 - 15:01 WIB

Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan

30 Juli 2026 - 13:54 WIB

Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar

30 Juli 2026 - 13:34 WIB

Trending Topik News