Menu

Mode Gelap
Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan Di Tengah Curah Hujan Tinggi, Ada 8 Titik Api Muncul di Sumbar

News

Muhammadiyah Sumbar Desak Pemprov Segera Bentuk Perda Terkait LGBT

badge-check

Muhammadiyah Sumbar Desak Pemprov Segera Bentuk Perda Terkait LGBT Perbesar

Covesia.co.id – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera menginisiasi pembentukan Peraturan Daerah (Perda) terkait penanganan fenomena LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender).

Karena, upaya edukasi saja dinilai belum cukup sehingga diperlukan payung hukum sebagai dasar pelaksanaan langkah-langkah pencegahan.

Ketua PWM Sumbar, Bachtiar, mengatakan fenomena LGBT perlu menjadi perhatian serius karena dinilai bertentangan dengan nilai agama, adat, dan budaya yang dianut masyarakat Sumatera Barat.

Menurutnya, pemerintah perlu mengambil langkah yang lebih konkret melalui penyusunan regulasi daerah agar memiliki dasar hukum dalam menjalankan upaya pencegahan.

“LGBT ini sudah pada tahap yang mengkhawatirkan. Upaya melalui edukasi saja jelas belum cukup. Kami berharap pemerintah segera mengambil inisiatif membentuk perda terkait LGBT. Dengan adanya aturan yang jelas, pemerintah memiliki dasar hukum untuk menyusun langkah-langkah pencegahan,” kata Bachtiar kepada Covesia.co.id, Selasa (21/7/2026).

Bachtiar menilai persoalan tersebut tidak bisa ditangani secara setengah-setengah. Menurutnya, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam melakukan upaya pencegahan.

Ia juga mengaitkan persoalan tersebut dengan isu kesehatan masyarakat dan mengajak seluruh pihak meningkatkan kepedulian terhadap berbagai faktor risiko penularan penyakit, termasuk HIV, melalui edukasi dan kebijakan yang tepat.

Di akhir pernyataannya, Bachtiar mengimbau generasi muda Sumatera Barat untuk menjaga diri dan berpegang teguh pada nilai-nilai agama serta adat Minangkabau.

“Kepada anak-anak muda Sumatera Barat, jauhilah hal-hal yang menurut ajaran agama dan adat tidak dibenarkan. Jagalah masa depan dengan tetap berpegang pada nilai-nilai yang telah menjadi pedoman hidup masyarakat Minangkabau,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Ahmad

    Saya dukung kebijakannya

Sudah ditampilkan semua
Kabar lainnya

Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI

30 Juli 2026 - 21:17 WIB

LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang

30 Juli 2026 - 18:53 WIB

Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara

30 Juli 2026 - 15:24 WIB

Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia

30 Juli 2026 - 15:01 WIB

Prabowo Resmi Naikkan Tukin TNI, Prajurit Terima Rp 2,5 Juta Perbulan

30 Juli 2026 - 13:54 WIB

Trending Topik News