Menu

Mode Gelap
Selisih Paham di Jalan, Pengendara Motor Ditusuk Sopir Angkot di Padang Ramai Pengurus KONI se-Sumbar Minta Porprov XVI 2026 Ditunda Dibalik Penyerangan Beruang di Pasaman, Ternyata Sudah Dua Bulan Lalu Lalang di Kebun Warga  Sedang Menyadap Karet, Warga Pasaman Diserang Beruang Madu Kualitas Udara Sumbar Kembali Memburuk, Padang Pariaman Terparah Dugaan Keracunan MBG di MTsN 1 Pauh Pariaman, Korban bertambah Jadi 123 Siswa dan 5 Masih Dirawat 

News

Muhammadiyah Sumbar Desak Pemprov Segera Bentuk Perda Terkait LGBT

Safira Ariel Putribadge-check

Muhammadiyah Sumbar Desak Pemprov Segera Bentuk Perda Terkait LGBT Perbesar

Covesia.co.id – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera menginisiasi pembentukan Peraturan Daerah (Perda) terkait penanganan fenomena LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender).

Karena, upaya edukasi saja dinilai belum cukup sehingga diperlukan payung hukum sebagai dasar pelaksanaan langkah-langkah pencegahan.

Ketua PWM Sumbar, Bachtiar, mengatakan fenomena LGBT perlu menjadi perhatian serius karena dinilai bertentangan dengan nilai agama, adat, dan budaya yang dianut masyarakat Sumatera Barat.

Menurutnya, pemerintah perlu mengambil langkah yang lebih konkret melalui penyusunan regulasi daerah agar memiliki dasar hukum dalam menjalankan upaya pencegahan.

“LGBT ini sudah pada tahap yang mengkhawatirkan. Upaya melalui edukasi saja jelas belum cukup. Kami berharap pemerintah segera mengambil inisiatif membentuk perda terkait LGBT. Dengan adanya aturan yang jelas, pemerintah memiliki dasar hukum untuk menyusun langkah-langkah pencegahan,” kata Bachtiar kepada Covesia.co.id, Selasa (21/7/2026).

Bachtiar menilai persoalan tersebut tidak bisa ditangani secara setengah-setengah. Menurutnya, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam melakukan upaya pencegahan.

Ia juga mengaitkan persoalan tersebut dengan isu kesehatan masyarakat dan mengajak seluruh pihak meningkatkan kepedulian terhadap berbagai faktor risiko penularan penyakit, termasuk HIV, melalui edukasi dan kebijakan yang tepat.

Di akhir pernyataannya, Bachtiar mengimbau generasi muda Sumatera Barat untuk menjaga diri dan berpegang teguh pada nilai-nilai agama serta adat Minangkabau.

“Kepada anak-anak muda Sumatera Barat, jauhilah hal-hal yang menurut ajaran agama dan adat tidak dibenarkan. Jagalah masa depan dengan tetap berpegang pada nilai-nilai yang telah menjadi pedoman hidup masyarakat Minangkabau,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Ahmad

    Saya dukung kebijakannya

Sudah ditampilkan semua
Kabar lainnya

Selisih Paham di Jalan, Pengendara Motor Ditusuk Sopir Angkot di Padang

16 September 2026 - 09:41 WIB

Dibalik Penyerangan Beruang di Pasaman, Ternyata Sudah Dua Bulan Lalu Lalang di Kebun Warga 

15 September 2026 - 17:33 WIB

Sedang Menyadap Karet, Warga Pasaman Diserang Beruang Madu

15 September 2026 - 16:14 WIB

Dugaan Keracunan MBG di MTsN 1 Pauh Pariaman, Korban bertambah Jadi 123 Siswa dan 5 Masih Dirawat 

15 September 2026 - 12:19 WIB

Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa

15 September 2026 - 10:42 WIB

Trending Topik News