Menu

Mode Gelap
Komplotan Curanmor Di Kota Padang Dibekuk, Polisi Ungkap Puluhan TKP Karhutla di Sumatera Mulai Mereda, Hotspot Turun Hingga 43 Persen Pemancing Dilaporkan Jatuh di Tebing Laut Kawasan Bukit Lampu Harga Emas Minggu 13 September 2026 Stabil, Antam Rp2,644 Juta per Gram Indonesia Terkepung Bencana Sempat Buron, Jukir Penggelap Motor Rp18 Juta Diciduk di Bandar Purus

Sport

Jelang Final, Ramai Petisi Usir Argentina Dari Piala Dunia 2026

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Jelang Final, Ramai Petisi Usir Argentina Dari Piala Dunia 2026 Perbesar

Covesia.co.id – Sebuah Petisi menyerukan Lionel Messi dkk untuk didiskualifikasi dari Piala Dunia 2026, ramai menjelang pertandingan Final yang akan berlangsung pada Senin (20/7/2026) dini hari pukul 02.00 WIB.

Petisi ini menjadi sorotan, mengingat timnas Argentina akan bertanding di putaran Final melawan Timnas Spanyol.

Pantauan Covesia.co.id, sampai Minggu (19/7/2026) siang, petisi ini sudah ditanda tangani oleh 22 juta orang lebih melalui laman argentinaout.com. Jumlah tandatangan Petisi ini jauh melampaui target yang diperkirakan hanya 5 juta.

“Jelas sekali bahwa FIFA dan para wasit memihak Lionel Messi dan Argentina. Mengapa negara-negara lain harus ikut bertanding jika pemenangnya sudah ditentukan? Keluarkan Argentina dari Piala Dunia dan berikan kesempatan yang adil kepada semua tim lainnya,” kata petisi tersebut.

Saat ditelusuri, Petisi ini muncul tak lama setelah laga kontroversial Argentina melawan Mesir di babak 16 besar.

Saat itu, anak-anak asuh Lionel Scaloni berhasil mengalahkan Mesir dengan dramatis 3-2, setelah tertinggal 0-2.

Pelatih timnas Mesir, Hossam Hassan menyebut wasit pertandingan lawan Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026 tidak adil.

Ia juga menuduh turnamen sudah diatur untuk memberi jalan kepada juara bertahan untuk kembali berjaya.

“Wasit tidak adil, Tuhan sudah cukup bagi saya dan dia adalah sebaik-baiknya pengatur segala urusan. Tapi [wasit] menyia-nyiakan perjuangan satu bangsa. Turnamen ini sudah diarahkan untuk Argentina,” kata Hassan.

Menanggapi tudingan tersebut, pelatih Timnas Argentina, Lionel Scolani membantah keras perlakuan spesial terhadap timnya. Menurut dia, tuduhan seperti itu hampir mustahil terjadi di era VAR.

Menurut Scaloni, Argentina sudah lama menjadi sasaran tudingan serupa, bahkan sejak menjuarai Piala Dunia 1986.

“Pada tahun 1986, mereka juga mengatakan bahwa Argentina mendapatkan keuntungan yang tidak adil. Ini bukanlah sesuatu yang baru bagi kami,” ujar Scaloni.

Lebih lanjut, para penggagas mengungkap sejumlah alasan mengapa mereka membuat petisi ini.

Pertama, mereka menuding pertandingan Argentina vs Mesir telah ‘diatur’ agar Argentina bisa memenangi laga itu.

Mereka menilai FIFA memberikan keuntungan kepada Albiceleste, yang dinilai berupaya mempertahankan Messi tetap bertahan di turnamen.

Kemudian, mereka juga mengungkap bahwa Argentina merupakan satu-satunya tim dalam sejarah Piala Dunia yang mencapai babak semifinal tanpa menghadapi lawan yang masuk dalam 10 besar ranking FIFA. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

KONI se-Sumbar Sepakat Satu Suara, Porprov 2026 Tetap Digelar Oktober 2026

8 September 2026 - 11:33 WIB

KONI Agam Siapkan Rp3,4 Miliar untuk Hadapi Porprov XVI 2026

1 September 2026 - 17:24 WIB

KONI Pusat Minta SK Caretaker Agam Dicabut, Hasil Musorkab Diakui

29 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Atlet Gulat Asal Padang, Gilang Ilhaza Perkuat Indonesia di Asian Games 2026

27 Agustus 2026 - 10:42 WIB

Kejuaraan Taekwondo Pelajar dan Mahasiswa Resmi Dibuka, Ajang Pencarian Atlet Porprov 2026

23 Agustus 2026 - 09:56 WIB

Trending Topik Sport