Menu ✖

Mode Gelap
Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik SMKN 1 Sasak Direlokasi, Rp3 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Ancaman Banjir

News

Hujan Lebat Bikin Tanggul Di Nagari  Sungai Batang Agam Jebol, Warga Minta Evakuasi

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Hujan Lebat Bikin Tanggul Di Nagari  Sungai Batang Agam Jebol, Warga Minta Evakuasi Perbesar

Covesia.co.id – Intensitas hujan  yang tinggi di wilayah hulu Maninjau membuat aliran sungai di Batang Tumayo meluap. Tanggul yang menahan aliran sungai di Nagari Sungai Batang, Kabupaten Agam pun jebol pada Sabtu (18/7/2026) sore menjelang maghrib.

Alhasil, Nagari tersebut langsung terendam  banjir. Beberapa warga dilaporkan terjebak dan meminta evakuasi.

Kepala Basarnas Padang, Abdul Malik menyebutkan permintaan evakuasi ini disampaikan oleh Wali Jorong Kabu bernama Gindo sekitar pukul 19.22 WIB dan Tim langsung berangkat ke lokasi.

“Tanggul penahan aliran sungai di Nagari Sungai Batang jebol. Jadi disana banjir cukup tinggi dan warga minta di evakuasi, ” Kata Abdul Malik, Sabtu (18/7/2026) malam.

Informasi yang diterima Abdul Malik, hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari menyebabkan Sungai Batang Tumayo meluap.

Kondisi diperparah oleh tingginya curah hujan di wilayah hulu Maninjau yang mengakibatkan tanggul sungai jebol. Sejumlah warga dilaporkan terjebak dan membutuhkan evakuasi. Hingga laporan awal diterima, debit air masih terus meningkat.

Untuk mendukung operasi pencarian dan penyelamatan, Basarnas mengerahkan berbagai peralatan, di antaranya rescue truck, peralatan SAR air, motor trail, peralatan mountaineering, perlengkapan evakuasi, peralatan medis, serta perangkat komunikasi.

Jarak menuju lokasi kejadian sekitar 39 kilometer melalui jalur darat dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam sembilan menit. Cuaca hujan menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan operasi SAR.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta unsur SAR gabungan agar proses evakuasi dapat berjalan cepat, aman, dan efektif,” ujar Abdul Malik.

Ia juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar daerah aliran sungai agar tetap waspada mengingat kondisi cuaca masih berpotensi hujan dan debit air sungai masih mengalami peningkatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati bantaran sungai dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila kondisi air terus naik. Ikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan pendataan jumlah korban maupun warga terdampak masih dilakukan oleh tim di lapangan. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional

6 November 2026 - 16:45 WIB

Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

6 November 2026 - 15:43 WIB

Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang

6 November 2026 - 15:06 WIB

Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang

6 November 2026 - 11:33 WIB

Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik

6 November 2026 - 11:26 WIB

Trending Topik Ekonomi dan Bisnis