Menu ✖

Mode Gelap
Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik SMKN 1 Sasak Direlokasi, Rp3 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Ancaman Banjir

News

Di Balik Ledakan Bom Rakitan MAN 3 Padang, Orang Tua R Menanggung Syok Mendalam

Fitratul Husnabadge-check

oplus_0 Perbesar

oplus_0

Covesia.co.id – Sejak ledakan bom rakitan mengguncang salah satu ruang kelas di MAN 3 Padang pada Selasa (14/7/2026), suasana di rumah siswa berinisial R (18) berubah drastis. Rumah yang biasanya tenang kini beberapa kali didatangi aparat kepolisian. Di tengah sorotan publik, kedua orang tua R harus menghadapi kenyataan pahit yang tak pernah mereka bayangkan.

Bagi keluarga, kabar bahwa R diduga merakit sekaligus meledakkan bom rakitan di sekolah menjadi pukulan yang sangat berat. Tetangga yang mengenal keluarga itu pun menyebut kedua orang tua R masih berada dalam kondisi terguncang.

Aini (38), tetangga R, menceritakan sejak peristiwa itu terjadi, ibu R hampir tidak memiliki waktu untuk beristirahat. Ia bolak-balik dari rumah menuju Polresta Padang untuk mendampingi putranya menjalani pemeriksaan. Sementara sang ayah memilih tetap berada di rumah dalam kondisi syok setelah kediamannya didatangi banyak petugas kepolisian.

“Ayah dan ibunya sangat kaget. Ibunya sejak kemarin sibuk mendampingi R di Polresta Padang. Pulang hanya sebentar, lalu berangkat lagi. Ayahnya di rumah, tetapi masih syok karena banyak polisi yang datang,” ujar Aini kepada Covesia.co.id, Rabu (15/7/2026).

Menurut Aini, R selama ini dikenal sebagai remaja yang sopan, ramah, dan tidak pernah membuat keresahan di lingkungan tempat tinggalnya. Karena itu, kabar yang menyeret nama R dalam kasus ledakan bom rakitan membuat warga sekitar sulit mempercayainya.

“Selama ini R baik, sopan, dan ramah. Tidak ada yang terlihat aneh. Orang tuanya tentu sangat terpukul karena sama sekali tidak menyangka anaknya bisa melakukan hal seperti ini,” katanya.

Hal senada juga dirasakan warga sekitar. Mereka mengaku tidak pernah melihat perubahan perilaku yang mencolok pada diri R. Dalam kesehariannya, ia dinilai menjalani kehidupan seperti remaja pada umumnya.

“Kesehariannya sama seperti anak-anak seusianya. Kami tidak pernah melihat tanda-tanda dia mengalami perundungan atau tekanan mental,” ujar Aini.

Meski demikian, munculnya dugaan bahwa R menjadi korban perundungan (bullying) sebelum kejadian membuat warga berharap penyelidikan dilakukan secara menyeluruh. Mereka meminta aparat tidak hanya mengungkap bagaimana bom rakitan itu dibuat, tetapi juga menelusuri seluruh faktor yang diduga melatarbelakangi peristiwa tersebut.

“Kalau memang benar ada perundungan, saya berharap hal itu juga menjadi perhatian aparat. Semua pihak yang terlibat harus diperiksa berdasarkan fakta yang ditemukan,” tuturnya.

Peristiwa ini meninggalkan luka bagi banyak pihak. Tidak hanya bagi sekolah dan para siswa, tetapi juga bagi sebuah keluarga yang kini harus menghadapi kenyataan pahit ketika anak yang mereka kenal baik terseret dalam kasus yang menggemparkan. Di sisi lain, kasus ini menjadi pengingat bahwa persoalan yang dialami remaja di lingkungan sekolah perlu mendapat perhatian serius agar tidak berkembang menjadi tragedi yang lebih besar. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional

6 November 2026 - 16:45 WIB

Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

6 November 2026 - 15:43 WIB

Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang

6 November 2026 - 15:06 WIB

Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang

6 November 2026 - 11:33 WIB

Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik

6 November 2026 - 11:26 WIB

Trending Topik Ekonomi dan Bisnis