Menu

Mode Gelap
Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Putus Total Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia

News

Ucapan Rasis-Nya Ditanggapi Mbappe, Anggota Senat Paraguay Ini Malah Ngamuk 

badge-check

Ucapan Rasis-Nya Ditanggapi Mbappe, Anggota Senat Paraguay Ini Malah Ngamuk  Perbesar

Covesia.co.id – Kontroversi di luar lapangan mewarnai Piala Dunia 2026 setelah anggota Kongres Paraguay, Celeste Amarilla, melontarkan pernyataan bernada rasis kepada kapten Timnas Prancis, Kylian Mbappe.

Perseteruan keduanya kini semakin memanas setelah Amarilla mengancam akan menempuh jalur hukum terhadap sang pemain.

Insiden bermula seusai laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Prancis dan Paraguay.

Dalam pertandingan tersebut, Prancis menang tipis 1-0 berkat gol penalti Mbappe. Seusai laga, Mbappe juga mengkritik gaya permainan Paraguay yang dinilainya terlalu negatif.

Tak lama kemudian, Amarilla mengunggah serangkaian komentar di media sosial yang menyerang Mbappe secara pribadi.

Menurut Associated Press, senator tersebut menyinggung asal-usul, warna kulit, penampilan, pendidikan, hingga latar belakang keluarga sang pemain.

Salah satu unggahannya menyebut Mbappe sebagai “warga Kamerun yang dijajah”, disertai sejumlah komentar lain yang dinilai bernada menghina dan rasis. Pernyataan itu langsung menuai kecaman luas dari berbagai kalangan.

Mbappe pun merespons melalui akun media sosial X. Ia menyebut Amarilla sebagai sosok yang tidak pantas menjadi pejabat publik.

“Celeste Amarilla adalah orang yang hina dan tidak layak menduduki posisi yang dipegangnya. Dia tidak mewakili Paraguay, negara yang berjuang dengan kebanggaan dan kehormatannya di Piala Dunia. Saya tidak akan pernah membiarkan orang-orang seperti itu dengan bebas menyebarkan kebencian dan rasisme di dunia,” tulis Mbappe.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) kemudian menyatakan dukungan penuh kepada Mbappe. Dalam pernyataan resminya, FFF menyebut komentar Amarilla sebagai tindakan rasis, menjijikkan, dan tidak dapat diterima.

Federasi juga mengumumkan akan melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwenang untuk diproses secara hukum.

Dukungan terhadap Mbappe juga datang dari Presiden Prancis Emmanuel Macron dan sejumlah pejabat Prancis yang mengecam keras pernyataan Amarilla.

Sementara itu, pemerintah Paraguay turut mengambil sikap dengan menegaskan bahwa komentar Amarilla merupakan pandangan pribadi dan tidak mewakili posisi resmi negara.

Pemerintah Paraguay juga menegaskan komitmennya terhadap penghormatan terhadap martabat manusia serta penolakan terhadap segala bentuk rasisme.

Di tengah gelombang kritik, Amarilla kemudian menerbitkan surat terbuka dalam dua bahasa.

Dalam surat tersebut, ia mengaku emosinya dipicu oleh kekalahan Paraguay dan menegaskan bahwa komentarnya tidak ditujukan kepada Prancis maupun rakyat Prancis.

Namun Amarilla juga meminta Mbappe meminta maaf karena menyebut dirinya “hina” dan “tidak layak menduduki jabatan”.

Bahkan, menurut Associated Press, ia mengancam akan menggugat Mbappe dengan alasan pernyataan sang pemain mengandung unsur penghinaan dan “kekerasan berbasis gender”.

Perseteruan ini diperkirakan masih akan berlanjut. Di satu sisi, Federasi Sepak Bola Prancis telah memastikan akan menempuh jalur hukum atas dugaan ujaran rasis yang dilakukan Amarilla.

Di sisi lain, senator Paraguay itu juga menyatakan siap membawa respons Mbappe ke ranah hukum. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Putus Total

30 Juli 2026 - 23:56 WIB

Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI

30 Juli 2026 - 21:17 WIB

LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang

30 Juli 2026 - 18:53 WIB

Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara

30 Juli 2026 - 15:24 WIB

Warga Sumbar Korban TPPO di Myanmar Berhasil Dipulangkan ke Indonesia

30 Juli 2026 - 15:01 WIB

Trending Topik News