Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Senyap Polda Sumbar di Pasaman, Alat Berat dan Operator Berhasil Diamankan Polisi Razia Tempat Hiburan Malam di Solok, Ratusan Botol Miras Disita Hujan Intensitas Sedang Hingga Lebat Diprakirakan Guyur Sejumlah Wilayah Sumbar  Sumbar Diprediksi Diguyur Hujan Berintensitas Sedang- Lebat Hari Ini Mengenal Yulius, Hakim Agung Kelahiran Bukittinggi yang Pimpin Sidang Kasasi Suket Gibran Waspada! November-Desember Jadi Puncak Musim Hujan di Sumbar

Sport

Tangisan Ronaldo dalam Karier Piala Dunia Terakhir, Pulang Membawa Rekor Bersejarah

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Tangisan Ronaldo dalam Karier Piala Dunia Terakhir, Pulang Membawa Rekor Bersejarah Perbesar

Covesia.co.id – Cristiano Ronaldo kembali gagal memberikan trofi Piala Dunia kepada negaranya tercinta, Portugal. Dalam perhelatan Piala Dunia 2026, Ronaldo harus pulang setelah Portugal ditaklukkan Spanyol dengan skor 1-0 dalam putaran 16 besar, Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.

Perjalanan panjang Cristiano Ronaldo di panggung Piala Dunia tampaknya berakhir dengan cara yang paling emosional. Kapten Portugal itu tak mampu menyembunyikan kesedihannya.

Sorotan kamera tertuju kepada Ronaldo setelah wasit membunyikan peluit panjang, tanda pertandingan usia. Ia tampak menangis dan jutaan mata menjadi saksi kesedihan bintang sepakbola dunia ini.

Ia berjalan perlahan meninggalkan lapangan terlihat menundukkan kepala sebelum air mata membasahi wajahnya. Momen tersebut menjadi gambaran pahit dari kemungkinan penampilan terakhir di ajang Piala Dunia.

Gol tunggal Spanyol lahir pada menit pertama masa injury time. Pemain pengganti Mikel Merino berhasil memaksimalkan umpan Ferran Torres untuk menaklukkan kiper Diogo Costa dan membawa La Furia Roja menang 1-0.

Sepanjang pertandingan, Ronaldo berusaha menjadi motor serangan Portugal. Namun, rapatnya organisasi pertahanan Spanyol membuat penyerang berusia 41 tahun itu kesulitan memperoleh ruang. Peluang terbaiknya pada babak pertama masih mampu digagalkan kiper Unai Simón.

Memasuki babak kedua, Portugal terus berupaya membongkar pertahanan lawan. Ronaldo beberapa kali meminta bola dan mencoba membuka ruang bagi rekan-rekannya, tetapi serangan Selecao das Quinas selalu kandas sebelum benar-benar mengancam gawang Spanyol.

Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Spanyol justru memanfaatkan kelengahan Portugal. Merino berhasil menyelesaikan peluang dengan tenang untuk memastikan kemenangan timnya sekaligus mengakhiri perjalanan Portugal di Piala Dunia 2026.

Bagi Ronaldo, kekalahan tersebut bukan sekadar kegagalan melaju ke babak berikutnya. Laga itu diyakini menjadi penampilan terakhirnya di ajang Piala Dunia. Sebelumnya, ia telah mengisyaratkan bahwa edisi 2026 kemungkinan menjadi turnamen Piala Dunia terakhir dalam karier internasionalnya.

Meski menutup perjalanan dengan kekecewaan, Ronaldo tetap meninggalkan warisan yang sulit ditandingi. Ia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu mencetak gol pada enam edisi Piala Dunia berbeda, sebuah rekor yang menunjukkan konsistensi luar biasa selama lebih dari dua dekade membela Portugal di level tertinggi.

Pada Piala Dunia 2026, Ronaldo turut menyumbang tiga gol dan membantu Portugal melaju hingga babak 16 besar. Meski usianya tak lagi muda dan perannya mulai berubah, kontribusinya tetap menjadi bagian penting dari perjalanan Selecao das Quinas di turnamen ini.

Tangisan di Stadion Dallas mungkin menjadi penutup karier Piala Dunia Cristiano Ronaldo. Ia memang gagal mengangkat trofi paling bergengsi di sepak bola dunia, tetapi meninggalkan panggung dengan sederet pencapaian yang akan terus dikenang.

Bagi dunia sepak bola, nama Cristiano Ronaldo akan selalu tercatat sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa. Rekor, dedikasi, dan perjalanan panjangnya bersama Portugal telah mengukuhkan dirinya sebagai legenda yang menginspirasi generasi pesepak bola di seluruh dunia. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Lima Petinju Sumbar Berebut Tiket Semifinal dan Final di Piala AHY 2026 Hari Ini

22 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Padang Raih 267 Emas, KONI Sumbar Sahkan Hasil Akhir Porprov XVI 2026

21 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Kisah Kontingen Pessel: Bertahan di Porprov XVI Sumbar di Tengah Krisis Dana

14 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Balada Porprov Sumbar 2026: Terburu-buru, Atlet Nombok, Tapi Diklaim Lancar

14 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Gol Menit 90+4 Jadi Petaka, Semen Padang Kalah Dramatis dari Persikad Depok

12 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Trending Topik Sport