Menu

Mode Gelap
Sempat Lumpuh 7,5 Jam, Arus Lalu Lintas di Lembah Anai Kembali Normal Perlindungan Hukum bagi Santri di Tengah Intoleransi Intra-Umat Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Putus Total Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara

News

Satu Mobil Dilaporkan ‘Terjun Bebas’ di Kawasan Fly Over Kelok Sembilan

badge-check

Satu Mobil Dilaporkan ‘Terjun Bebas’ di Kawasan Fly Over Kelok Sembilan Perbesar

Covesia.co.id – Sebuah kecelakaan terjadi di kawasan Flyover Kelok Sembilan, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (4/7/2026) sore. Satu unit mobil dilaporkan terjun bebas ke dalam jurang sedalam kurang lebih 40 meter di daerah itu.

Hingga berita ini diturunkan, tim penyelamat masih berupaya keras melakukan proses evakuasi karena kondisi di lapangan membutuhkan penanganan khusus.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya mendapatkan laporan pertama kali dari Koordinator Pos SAR Lima Puluh Kota, Roni, sekitar pukul 17.46 WIB.

“Benar, telah terjadi kecelakaan pada pukul 17.30 WIB yang mengakibatkan satu unit mobil masuk ke dalam jurang sedalam sekitar 40 meter di Flyover Kelok Sembilan. Hingga saat ini, korban dilaporkan masih terjebak dan belum bisa dievakuasi dari dalam jurang,” ujar Abdul Malik, dalam keterangan persnya, Sabtu (4/7/2026) malam.

Merespons laporan darurat tersebut, Kantor SAR Padang langsung menggerakkan lima personel rescuer dari Pos SAR Lima Puluh Kota pada pukul 17.53 WIB menuju Last Known Position (LKP). Estimasi waktu perjalanan tim menuju titik jatuhnya mobil sekitar 45 menit.

Mengingat medan yang cukup ekstrem dan posisi kendaraan yang berada di dasar jurang, tim dibekali dengan berbagai peralatan khusus untuk skenario penyelamatan berat.

“Tim di lapangan dibekali dengan PalSAR (Peralatan SAR) Ekstrikasi untuk memotong atau membuka bodi kendaraan jika ada korban terjepit, serta peralatan mountaineering  untuk akses turun-naik jurang. Selain itu, peralatan medis, evakuasi, dan komunikasi juga sudah disiagakan di lokasi,” jelas Abdul Malik menambahkan.

Mengenai jumlah penumpang serta identitas korban di dalam mobil tersebut, pihak Basarnas menyatakan masih dalam tahap pendataan di lokasi kejadian.

“Data korban masih menyusul, tim fokus penuh pada proses penyelamatan dan pengangkatan korban terlebih dahulu mengingat kondisi medan operasional yang menantang,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Sempat Lumpuh 7,5 Jam, Arus Lalu Lintas di Lembah Anai Kembali Normal

31 Juli 2026 - 06:44 WIB

Longsor Tutup Jalur Lembah Anai, Akses Padang–Bukittinggi Putus Total

30 Juli 2026 - 23:56 WIB

Korban TPPO di Myanmar Asal Sumbar Dipulangkan, Kini di Shelter BP3MI

30 Juli 2026 - 21:17 WIB

LBH Sumbar: Lemahnya Pengawasan Picu Pembakaran Hutan Berulang

30 Juli 2026 - 18:53 WIB

Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid Divonis 2 Tahun Penjara

30 Juli 2026 - 15:24 WIB

Trending Topik News