Menu ✖

Mode Gelap
Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik SMKN 1 Sasak Direlokasi, Rp3 Miliar Digelontorkan untuk Atasi Ancaman Banjir

News

Satu Mobil Dilaporkan ‘Terjun Bebas’ di Kawasan Fly Over Kelok Sembilan

Fitratul Husnabadge-check

Satu Mobil Dilaporkan ‘Terjun Bebas’ di Kawasan Fly Over Kelok Sembilan Perbesar

Covesia.co.id – Sebuah kecelakaan terjadi di kawasan Flyover Kelok Sembilan, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (4/7/2026) sore. Satu unit mobil dilaporkan terjun bebas ke dalam jurang sedalam kurang lebih 40 meter di daerah itu.

Hingga berita ini diturunkan, tim penyelamat masih berupaya keras melakukan proses evakuasi karena kondisi di lapangan membutuhkan penanganan khusus.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Abdul Malik, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya mendapatkan laporan pertama kali dari Koordinator Pos SAR Lima Puluh Kota, Roni, sekitar pukul 17.46 WIB.

“Benar, telah terjadi kecelakaan pada pukul 17.30 WIB yang mengakibatkan satu unit mobil masuk ke dalam jurang sedalam sekitar 40 meter di Flyover Kelok Sembilan. Hingga saat ini, korban dilaporkan masih terjebak dan belum bisa dievakuasi dari dalam jurang,” ujar Abdul Malik, dalam keterangan persnya, Sabtu (4/7/2026) malam.

Merespons laporan darurat tersebut, Kantor SAR Padang langsung menggerakkan lima personel rescuer dari Pos SAR Lima Puluh Kota pada pukul 17.53 WIB menuju Last Known Position (LKP). Estimasi waktu perjalanan tim menuju titik jatuhnya mobil sekitar 45 menit.

Mengingat medan yang cukup ekstrem dan posisi kendaraan yang berada di dasar jurang, tim dibekali dengan berbagai peralatan khusus untuk skenario penyelamatan berat.

“Tim di lapangan dibekali dengan PalSAR (Peralatan SAR) Ekstrikasi untuk memotong atau membuka bodi kendaraan jika ada korban terjepit, serta peralatan mountaineering  untuk akses turun-naik jurang. Selain itu, peralatan medis, evakuasi, dan komunikasi juga sudah disiagakan di lokasi,” jelas Abdul Malik menambahkan.

Mengenai jumlah penumpang serta identitas korban di dalam mobil tersebut, pihak Basarnas menyatakan masih dalam tahap pendataan di lokasi kejadian.

“Data korban masih menyusul, tim fokus penuh pada proses penyelamatan dan pengangkatan korban terlebih dahulu mengingat kondisi medan operasional yang menantang,” pungkasnya. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pelabuhan Teluk Tapang Disiapkan Jadi Pusat Industri dan Energi Nasional

6 November 2026 - 16:45 WIB

Polres Pariaman Tangkap Pria 56 Tahun Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

6 November 2026 - 15:43 WIB

Kebakaran Dini Hari Hanguskan Studio Foto di Padang

6 November 2026 - 15:06 WIB

Sambut HUT ke-81 Brimob, Polda Sumbar Bersihkan Pantai Purus Padang

6 November 2026 - 11:33 WIB

Harga Batu Bara November 2026 Turun, Kalori Menengah dan Rendah Naik

6 November 2026 - 11:26 WIB

Trending Topik Ekonomi dan Bisnis