Menu

Mode Gelap
Hujan Lebat, Warga Pasaman Dilaporkan Tersapu Banjir Bandang KONI Pessel Pastikan Mundur Jika Porprov Tetap Digelar 2–14 Oktober 2026 Sempat Tersingkir, Tim Fahmil Qur’an Sumbar Akhirnya Lolos ke Semifinal MTQ Nasional Ada Aset Pemprov Sumbar Diduga Dimanfaatkan Swasta Tanpa Bagi Hasil Bupati Pasaman Barat Lantik 15 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya Ramai Video PETI di Media Sosial, LBH Padang : Bukti Penegak Hukum di Sumbar Tak Berkuku

News

Penggerebekan Gembong Narkoba di Kalimantan Tengah Berujung Maut, 1 Polisi Gugur 2 Hilang

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Penggerebekan Gembong Narkoba di Kalimantan Tengah Berujung Maut, 1 Polisi Gugur 2 Hilang Perbesar

Covesia.co.id –Operasi penggerebekan terhadap jaringan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis pada Kamis (2/7/2026) dini hari.

Seorang anggota kepolisian gugur dalam tugas, sedangkan dua personel lainnya masih dinyatakan hilang. Sementara seorang warga sipil yang merupakan keluarga terduga pelaku turut meninggal dunia saat insiden berlangsung.

Kapolres Katingan, AKBP Dodik Harono membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, operasi yang dilakukan Satresnarkoba Polres Katingan merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika di Desa Tumbang Kalemei. Untuk memperkuat pengamanan, Polres Katingan juga mendapat dukungan personel dari Satbrimob Polda Kalimantan Tengah.

“Benar, satu anggota kami gugur dalam tugas dan dua personel lainnya hingga saat ini masih dalam proses pencarian,” kata AKBP Dodik Harono.

Informasi sementara menyebutkan, petugas sempat mengamankan salah seorang terduga pelaku narkotika. Namun situasi berubah menjadi ricuh ketika sejumlah anggota keluarga dan warga diduga melakukan perlawanan terhadap aparat menggunakan senjata tajam, sehingga terjadi bentrokan di lokasi operasi.

Dalam insiden tersebut, seorang anggota Satresnarkoba Polres Katingan dilaporkan meninggal dunia akibat luka serius yang dideritanya. Sementara dua personel lainnya terpisah dari rombongan saat berupaya menyelamatkan diri dan hingga kini masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Selain korban dari pihak kepolisian, seorang warga sipil yang merupakan anggota keluarga terduga pelaku juga meninggal dunia dalam insiden tersebut. Hingga kini, aparat masih menyelidiki secara menyeluruh kronologi kematian korban sipil tersebut sebagai bagian dari proses penyidikan.

Pasca-kejadian, aparat keamanan memperketat penjagaan di Desa Tumbang Kalemei. Tim gabungan dari Polres Katingan dan Polda Kalimantan Tengah masih melakukan penyisiran untuk mencari dua personel yang belum ditemukan sekaligus mengamankan lokasi kejadian.

Polisi juga memastikan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang menjadi target operasi. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Hujan Lebat, Warga Pasaman Dilaporkan Tersapu Banjir Bandang

18 September 2026 - 20:45 WIB

Sempat Tersingkir, Tim Fahmil Qur’an Sumbar Akhirnya Lolos ke Semifinal MTQ Nasional

18 September 2026 - 17:02 WIB

Ada Aset Pemprov Sumbar Diduga Dimanfaatkan Swasta Tanpa Bagi Hasil

18 September 2026 - 16:01 WIB

Bupati Pasaman Barat Lantik 15 Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkapnya

18 September 2026 - 14:21 WIB

Ramai Video PETI di Media Sosial, LBH Padang : Bukti Penegak Hukum di Sumbar Tak Berkuku

18 September 2026 - 13:49 WIB

Trending Topik News