Menu ✖

Mode Gelap
Mancing Berujung Petaka, Satu Warga Kerinci Hanyut di Sungai Sangir Solsel GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember, KA Pariaman Ekspres Kini Singgah di Shelter Kampung Jua Mahyeldi Imbau Masyarakat Sumbar Waspadai Potensi Hujan Lebat hingga 10 November Reaktivasi Jalur KAI Sumbar, Vagub Vasko: Pemprov Siap Bantu Sosialisasi ke Masyarakat Polda Sumbar Ungkap Peredaran Sabu di Padang, Dua Pria Ditangkap Tiga Kali Masuk Penjara, Pria di Sijunjung Kembali Ditangkap Kasus Curanmor

Sport

Tim SAR Evakuasi Petani Sawit di Pasaman Barat Yang Ditemukan Meninggal di Kebun

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

Tim SAR Evakuasi Petani Sawit di Pasaman Barat Yang Ditemukan Meninggal di Kebun Perbesar

Covesia.co.id – Seorang petani kelapa sawit bernama Zainal Arifin (55) ditemukan meninggal dunia di area perkebunan sawit di Jorong Labuh Lurus Baru, Nagari Aia Gadang Barat, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (29/6/2026) malam.

Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima laporan permintaan bantuan evakuasi dari Wali Nagari Aia Gadang Barat, Khairil Ikhwan, sekitar pukul 22.37 WIB.

“Kami menerima laporan adanya kondisi membahayakan manusia terkait penemuan jenazah seorang warga di area perkebunan sawit. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Rescue dari Pos SAR Pasaman langsung diberangkatkan menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi,” ujar Abdul Malik.

Berdasarkan informasi yang diterima, korban berangkat ke kebun sejak Senin pagi sekitar pukul 08.00 WIB untuk memanen kelapa sawit. Saat waktu Zuhur, korban sempat pulang ke rumah untuk menunaikan salat sebelum kembali melanjutkan aktivitas memanen di kebun.

Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Kondisi itu membuat keluarga khawatir dan bersama warga sekitar melakukan pencarian di area perkebunan tempat korban bekerja.

Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 22.35 WIB dalam keadaan sudah tidak bernyawa di kawasan kebun sawit. Penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang untuk meminta bantuan proses evakuasi karena kondisi lokasi yang berada di area perkebunan dan minim penerangan.

Abdul Malik menjelaskan, setelah menerima laporan, Pos SAR Pasaman langsung mengerahkan sembilan personel menuju lokasi kejadian.

“Sebanyak sembilan personel Rescue Pos SAR Pasaman diberangkatkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi jenazah agar dapat segera diserahkan kepada pihak keluarga,” katanya.

Dalam operasi tersebut, tim SAR mengerahkan sejumlah peralatan penyelamatan, di antaranya satu unit rescue car tipe 1, ambulans, perlengkapan evakuasi, peralatan medis, serta perangkat komunikasi guna mendukung kelancaran operasi di lapangan.

Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti meninggalnya korban. Aparat berwenang masih melakukan penanganan lebih lanjut untuk memastikan penyebab kematian Zainal Arifin. (*)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Lima Petinju Sumbar Berebut Tiket Semifinal dan Final di Piala AHY 2026 Hari Ini

22 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Padang Raih 267 Emas, KONI Sumbar Sahkan Hasil Akhir Porprov XVI 2026

21 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Kisah Kontingen Pessel: Bertahan di Porprov XVI Sumbar di Tengah Krisis Dana

14 Oktober 2026 - 21:58 WIB

Balada Porprov Sumbar 2026: Terburu-buru, Atlet Nombok, Tapi Diklaim Lancar

14 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Gol Menit 90+4 Jadi Petaka, Semen Padang Kalah Dramatis dari Persikad Depok

12 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Trending Topik Sport