Covesia.co.id – Timnas Brasil memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Jepang dengan skor 2-1 dalam laga babak 32 besar di Stadion Houston, Selasa (30/6/2026) WIB. Kemenangan Tim Samba ini diraih dengan susah payah setelah sempat tertinggal lebih dulu 1-0 di 45 di menit pertama.
Pola strategi bertahan yang dimainkan timnas Jepang usai unggul 1-0 di babak pertama malah membuat Brasil leluasa menguasai seluruh pertandingan di babak kedua. Jepang menjadi bulan-bulanan Brasil. Pertahanannya dikepung, hingga dominasi penguasaan bola sangat timpang. Brasil menguasai 69 persen, sedangkan jepang hanya 31 persen. Hingga akhirnya Brasil bisa membalikkan keadaan dengan dua gol di babak kedua tanpa balas. Alhasil, Jepang harus gugur di babak 32 besar dengan kekalahan 2-1 dari Brasil.
Jalannya pertandingan
Di awal babak pertama, Jepang tampil brilian dan mampu membaca celah pada pertahanan Brasil. Pola permainan cepat sangat terlihat dari kedua tim. Jepang mengandalkan serangan balik, yang akhirnya berbuah hasil di menit ke-29. Jepang unggul 1-0 ketika Kaishu Sano memanfaatkan kesalahan lini belakang Brasil sebelum melepaskan tendangan keras yang gagal diantisipasi Alisson Becker. Gol ini membawa Jepang unggul 1-0 hingga turun minum.
Namun, keunggulan tersebut justru menjadi awal petaka bagi Jepang. Alih-alih tetap bermain agresif, pasukan Hajime Moriyasu memilih menurunkan tempo permainan dan lebih banyak bertahan di area sendiri demi mempertahankan keunggulan tipis.
Strategi itu perlahan menjadi bumerang. Brasil semakin leluasa menguasai bola dan terus mengelilingi pertahanan Jepang dari berbagai sisi. Tekanan tanpa henti membuat para pemain Jepang semakin sulit keluar dari wilayah pertahanannya dan nyaris tidak mampu membangun serangan balik yang efektif.
Do Brasilminasi akhirnya menghasilkan hasil pada menit ke-56. Berawal dari umpan silang ke kotak penalti, Casemiro memenangkan duel udara dan menanduk bola ke gawang Zion Suzuki untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut semakin meningkatkan kepercayaan diri Brasil yang terus menggempur lini belakang Samurai Blue.
Setelah gol penyama kedudukan, pertandingan menjadi praktis milik Brasil. Vinicius Junior, Bruno Guimaraes, hingga Gabriel Martinelli bergantian mengancam gawang Jepang. Sementara itu, Jepang hanya sesekali keluar menyerang sebelum kembali dipaksa bertahan akibat tekanan bertubi-tubi dari Selecao.
Drama terjadi pada masa tambahan waktu. Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke perpanjangan waktu babak, Bruno Guimaraes mengirimkan umpan matang kepada Gabriel Martinelli . Winger Arsenal tersebut dengan tenang menaklukkan Zion Suzuki pada menit 90+5 , memastikan kemenangan dramatis Brasil 2-1 sekaligus mengubur harapan Jepang mencatat sejarah lolos ke babak gugur Piala Dunia.
Pelatih Brasil Carlo Ancelotti mendapat pujian atas perubahan strategi pada babak kedua. Penyesuaian taktik yang dilakukannya membuat Brasil mampu menguasai lini tengah dan memaksa Jepang terus berada dalam tekanan hingga kehilangan ritme permainan. Sebaliknya, keputusan Jepang bermain terlalu defensif setelah dinilai unggul menjadi faktor utama yang membuat mereka gagal mempertahankan keunggulan.
Kemenangan ini membawa Brasil melaju ke babak 16 besar dan menjaga asa meraih gelar Piala Dunia keenam.
Susunan Pemain
Brasil: Alisson Becker; Danilo, Marquinhos, Gabriel Magalhaes, Douglas Santos; Casemiro (Fabinho 90′), Bruno Guimaraes (Daniel Oliveira 90′), Lucas Paqueta (Endrick 46′); Rayan, Matheus Cunha (Gabriel Martinelli 66′), Vinicius Junior.
Jepang: Zion Suzuki; Takehiro Tomiyasu, Shogo Taniguchi, Hiroki Ito; Ritsu Doan (Yukinari Sugiwara 66′), Kaishu Sano, Daichi Kamada (Ao tanak 78′), Keito Nakamura (Junnosuke Suzuki 66′), Junya Ito (Shuto Machino 78′); Ayase Ueda, Daizen Maeda (Koki Ogawa 90′). (*)











