Menu

Mode Gelap
Pagi Ini Kualitas Udara Padang Kembali Berbahaya, ISPU Tembus 440 Komplotan Curanmor Di Kota Padang Dibekuk, Polisi Ungkap Puluhan TKP Karhutla di Sumatera Mulai Mereda, Hotspot Turun Hingga 43 Persen Pemancing Dilaporkan Jatuh di Tebing Laut Kawasan Bukit Lampu Harga Emas Minggu 13 September 2026 Stabil, Antam Rp2,644 Juta per Gram Indonesia Terkepung Bencana

Lingkungan

KAN Lubuk Kilangan Memanas, Ketua Dituntut Mundur Oleh Gerakan 6 Suku

Hajrafiv Satya Nugrahabadge-check

KAN Lubuk Kilangan Memanas, Ketua Dituntut Mundur Oleh Gerakan 6 Suku Perbesar

Covesia.co.id – Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan, Armansyah dituntut mundur oleh Gerakan 6 Suku Peduli Lubuk Kilangan. Tuntutan ini disampaikan dalam sebuah aksi demo di halaman Kantor KAN Lubuk Kilangan pada Kamis (25/6/2026) sembari membentangkan spanduk bertuliskan tuntutan.

Para peserta demo sempat menyegel kantor KAN selama beberapa jam. Namun segel dibuka setelah ada mediasi antara pendemo dengan pengurus KAN yang difasilitasi oleh Polsek Lubuk Kilangan.

Dalam pernyataan resmi Gerakan 6 Suku yang diterima Covesia.co.id, ada 3 alasan yang menjadi dasar meminta agar Armansyah mundur sebagai ketua KAN Lubuk Kilangan.

Dimana alasan pertama berupa ketidakpuasan pendemo atas rangkap jabatan ketua KAN Lubuk Kilangan yang sebagai Penasehati Direksi PT Semen Padang. Rangkap jabatan ini dinilai dapat memicu konflik kepentingan.

Alasan kedua tertulis jabatan Ketua KAN Lubuk Kilangan juga mendapatkan posisi sebagai ketua Monitoring dan Evaluasi forum Nagari Lubuk Kilangan. Jabatan ini berpotensi menguasai bisnis penting PT Semen Padang. Namun, transparansi akan bisnis tersebur tidak berjalan sebagaimana mestinya dan sulit diawasi oleh anak Nagari.

Sedangkan alasan ketiga, para pendemo merasa anak Nagari dikhianati oleh Armansyah. Yang dinilai jabatan Ketua digunakan untuk kepentingan pribadi dan tidak ada musyawarah mufakat dalam melakukan maupun mengambil setiap keputusan.

“Tiga alasan tulah yang menjadi dasar kami melakukan aksi dan menyegel kantor KAN Lubuk Kilangan beberapa jam kemarin, ” Sebut koordinator aksi 6 Suku peduli Lubuk Kilangan, Edhi Rosa kepada Covesia.co.id, Jumat (26/6/2026) pagi.

Ia juga menyebutkan aksi ini merupakan esensi besar anak kamanakan Nagari yang ingin menertibkan dan mendorong para ninik mamak untuk mengakomodir tuntutan nagari. Termasuk mensejahterakan nagari   dengan potensi kekayaan Sumber Daya Alam (SDA).

Sempat terjadi kericuhan dalam aksi ini kemarin, namun berhasil diredam oleh pihak kepolisian. Sampai akhirnya perwakilan 6 Suku dan pengurus KAN didudukkan bersama untuk mediasi.

Setelah mediasi, kantor segel Kantor KAN Luki dibuka dan disepakati ada pertemuan lanjutan pada hari Senin 29 Juni 2026. Dalam pertemuan lanjutan tersebut KAN Lubuk Kilangan harus menghadirkan Armansyah.

“Setelah dimediasikan polisi, kami buka segel kantor KAN Lubuk Kilangan, dengan syarat pertemuan hari Senin Besok harus menghadirkan Armansyah. Jika beliau tidak hadir, kami akan melakukan penutupan Kantor KAN secara penuh, ” Ucap Edhi Rosa lagi. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Pagi Ini Kualitas Udara Padang Kembali Berbahaya, ISPU Tembus 440

14 September 2026 - 11:11 WIB

Karhutla di Sumatera Mulai Mereda, Hotspot Turun Hingga 43 Persen

13 September 2026 - 10:38 WIB

Kualitas Udara Kota Padang Capai Level Sangat Tidak Sehat

2 September 2026 - 17:50 WIB

KPAD Sumbar Bekali Korban Kekerasan Seksual di Sungai Limau dengan Keterampilan

2 September 2026 - 13:31 WIB

Kualitas Udara Sumbar Kian Memburuk, 3 Daerah Ini Berstatus Tidak Sehat

27 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Trending Topik Lingkungan