Menu ✖

Mode Gelap
LBH Padang Soroti Dugaan Diskriminasi Pendampingan Polwan Korban Kekerasan Seksual di Mabes Polri Lima Hari Hilang di Solok Selatan, Pemancing Asal Kerinci Ditemukan Meninggal Dunia DPRD Sumbar Temukan 22 Aset Bermasalah Senilai Rp79 Miliar, Rp54,52 Miliar Menganggur Prakirakan Cuaca Sumbar 7 November 2026, Enam Daerah Ini Berpotensi Hujan Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase Tol, Bukan Pembangunannya Bus AKDP Arah Utara Dipusatkan di Terminal Anak Air, Penumpang Justru Terbebani Ongkos Tambahan

News

Sempat Lumpuh 11 Jam akibat Longsor, Jalur Utama Padang-Padang Panjang di Lembah Anai Kembali Dibuka

Safira Ariel Putribadge-check

Foto: Istimewa Perbesar

Foto: Istimewa

Covesia.co.id – Jalur vital yang menghubungkan Kota Padang dan Padang Panjang melalui kawasan Lembah Anai akhirnya kembali dapat dilalui kendaraan pada Kamis (25/6/2026) dini hari.

Sebelumnya, akses utama di perbukitan curam tersebut sempat lumpuh total selama hampir 11 jam akibat material longsor yang menutup seluruh badan jalan pada Rabu (24/6/2026) siang.

Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengonfirmasi bahwa jalur resmi dibuka kembali dari kedua arah pada Kamis pukul 01.05 WIB setelah petugas gabungan berpacu dengan waktu membersihkan sisa material longsor.

“Untuk jalur Lembah Anai pascalongsor yang terjadi tadi siang (Rabu), jalur sudah kembali kami buka,” ujar Pifzen, Kamis (25/6/2026).

Bencana tanah longsor tersebut terjadi pada Rabu sekitar pukul 14.00 WIB. Tebing yang berada di sisi jalan ambrol dan menumpahkan material tanah serta bebatuan besar ke jalan raya, membuat arus lalu lintas dari arah Padang maupun Bukittinggi terhenti total.

Untuk membuka kembali akses jalan, petugas mengerahkan dua unit alat berat guna mengevakuasi material longsoran yang tebal.

Setelah jalur dinyatakan aman untuk dilalui, personel kepolisian bersama instansi terkait langsung bersiaga di lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas. Hal ini dilakukan demi mengurai antrean panjang kendaraan yang sempat mengular selama penutupan jalan berlangsung.

Meski arus lalu lintas saat ini sudah berangsur normal, pihak kepolisian meminta para pengendara yang melintas untuk tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan.

Kondisi aspal di sekitar lokasi kejadian dilaporkan masih licin akibat sisa-sisa material tanah, sehingga rawan memicu kecelakaan jika berkendara dalam kecepatan tinggi.

Polres Padang Panjang juga mengingatkan para pengguna jalan untuk selalu mematuhi instruksi petugas di lapangan dan memantau kondisi cuaca.

Kawasan Lembah Anai dikenal sebagai salah satu titik paling rawan longsor di Sumatra Barat. Berada di koridor perbukitan dengan tebing yang curam, jalur ini sangat rentan mengalami erosi dan longsor susulan, terutama saat wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

LBH Padang Soroti Dugaan Diskriminasi Pendampingan Polwan Korban Kekerasan Seksual di Mabes Polri

7 November 2026 - 10:44 WIB

Lima Hari Hilang di Solok Selatan, Pemancing Asal Kerinci Ditemukan Meninggal Dunia

7 November 2026 - 08:35 WIB

DPRD Sumbar Temukan 22 Aset Bermasalah Senilai Rp79 Miliar, Rp54,52 Miliar Menganggur

7 November 2026 - 08:18 WIB

Prakirakan Cuaca Sumbar 7 November 2026, Enam Daerah Ini Berpotensi Hujan

7 November 2026 - 08:09 WIB

Masyarakat Pandai Sikek Tolak Trase Tol, Bukan Pembangunannya

6 November 2026 - 22:00 WIB

Trending Topik News