Covesia.co.id – Sejarah baru sepak bola dunia tercipta di Stadion AT&T, Texas. Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, resmi menobatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam sejarah Piala Dunia.
Kepastian ini diraih setelah La Pulga tampil magis dengan menggelontorkan dua gol krusial ke gawang Austria. Tambahan dua gol tersebut membuat Messi kini mengoleksi total 18 gol di panggung Piala Dunia. Catatan emas ini resmi melampaui rekor legendaris milik penyerang Jerman, Miroslav Klose (16 gol), yang sebelumnya bertahan tak tersentuh selama 12 tahun sejak 2014.
Pencapaian ini tidak hanya membawa Argentina melangkah mantap, tetapi juga menegaskan bahwa di usianya yang tak lagi muda, magis Messi belum pudar. Dua golnya ke gawang Austria menjadi bukti efektivitas dan mentalitas sang megabintang di turnamen paling bergengsi ini.
Dengan torehan total 18 gol melewati Klose, Messi kini berdiri sendiri di puncak tertinggi piramida pencetak gol Piala Dunia, sebuah rekor yang tampaknya akan sulit dipecahkan dalam beberapa dekade ke depan.
Selain memecahkan rekor abadi, dua gol di Texas ini juga memanaskan bursa pencetak gol terbanyak (Golden Boot) Piala Dunia 2026. Saat ini, Messi memimpin daftar top skor sementara turnamen dengan koleksi 5 gol.
Namun, jalan Messi untuk mengawinkan rekor dunia dengan trofi Sepatu Emas dipastikan tidak akan mudah. Sejumlah penyerang muda dan tajam siap menjegal dominasi sang kapten.
Di posisi kedua, menguntit ketat fenomena supersub asal Jerman, Deniz Undav, serta juru gedor andalan Kanada, Jonathan David, yang masing-masing telah mengemas 3 gol. Selain mereka, ketajaman duo Eropa Utara milik Norwegia, Erling Haaland dan Marcus Pedersen, juga menjadi ancaman nyata yang siap meledak di laga-laga berikutnya.
Apakah Messi mampu mempertahankan ketajamannya sekaligus membawa Albiceleste kembali berjaya, atau para rasi bintang baru yang akan merebut panggung? Sejarah baru masih akan terus ditulis di tanah Amerika Utara. (*)











