Menu ✖

Mode Gelap
Bupati Dharmasraya Temukan Bibit Sawit di Lahan Bekas Karhutla, Minta Polisi Usut Tuntas Pantau Pilwana E-Voting di 2 Kecamatan, Wabup Pasbar Pastikan Pemungutan Kondusif Bukittinggi Perpanjang PJJ hingga 21 Oktober, Siswa PAUD hingga SMP Belajar dari Rumah Sempat Longsor, Pagi Ini Jalan Padang Koto Gadang – Koto Alam Agam Sudah Bisa Dilalui Sempat Dilaporkan Hilang, Dua Pemancing Asal Mentawai Ditemukan Selamat di Nias Prakiraan Cuaca Sumbar 19 Oktober 2026, Sejumlah Wilayah Ini Diguyur Hujan Lebat 

Ekonomi dan Bisnis

KAI Sumbar Pastikan Layanan Tetap Aman dan Tertib Saat Puncak Perayaan Tabuik Pariaman

Fitratul Husnabadge-check

Foto: Istimewa Perbesar

Foto: Istimewa

Covesia.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat memastikan layanan penumpang Kereta Api rute Padang-Pariaman pada puncak perayaan Tabuik, 28 Juni 2026, akan berjalan lancar.

Wisatawan domestik dari kabupaten dan kota tetangga yang ingin menikmati Tradisi Budaya tahunan di kota sala lauak ini tidak perlu khawatir. Otoritas terkait telah mempersiapkan berbagai langkah antisipasi demi menjamin kelancaran serta kenyamanan seluruh penumpang.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengungkapkan bahwa kereta api sejauh ini menjadi pilihan favorit masyarakat. Selain menawarkan perjalanan yang cepat, aman, dan nyaman, moda transportasi ini juga menyuguhkan pemandangan yang indah sepanjang jalur.

“Selama perjalanan wisatawan dapat menikmati hamparan sawah hijau, pemandangan perkampungan tradisional Minangkabau, serta jembatan penghubung antara dataran dan lautan. Penumpang juga disuguhkan pemandangan sungai dan pesisir pantai, terutama Pantai Gandoriah, bebas kemacetan, serta tarif yang terjangkau hanya Rp5.000,” ujar Reza kepada Covesia, Jumat (19/06/2026).

Meski operasional dipastikan siap, pihak KAI tetap mengantisipasi potensi membludaknya jumlah wisatawan sejak H-7 acara Tabuik. Kewaspadaan ini merujuk pada pola perjalanan tahun lalu, di mana kapasitas kursi yang disediakan KAI Pariaman Ekspres sempat berada di bawah total jumlah peminat, dari kuota yang seharusnya mencapai 6.481 kursi.

Untuk mengatasi hal tersebut, KAI terus memantau pergerakan penjualan tiket yang sudah dibuka sejak sepekan sebelum acara melalui aplikasi resmi.

”KAI terus memantau perkembangan penjualan tiket sejak dibuka pada H-7 melalui aplikasi Access by KAI, agar sesuai dengan jumlah kursi dan jumlah wisatawan. KA Pariaman Ekspres tetap beroperasi normal dengan 10 perjalanan setiap hari. Prinsip utama kami adalah memastikan seluruh layanan tetap berjalan dengan aman, tertib, dan nyaman bagi pelanggan,” jelas Reza.

Disamping itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut andil dalam menjaga dan mendukung terciptanya budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian.

Melalui sinergi yang kuat antara pihak operator, pemerintah daerah, aparat terkait, hingga masyarakat umum, diharapkan tingkat keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan dapat terus ditingkatkan. Langkah ini dinilai krusial demi mewujudkan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan di Sumatera Barat.

(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Kabar lainnya

Indeks Udara Padang Tembus Kategori Tidak Sehat, BMKG Ungkap Asal Kabut Asapnya

18 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Spesialis Pencuri Fasilitas Sekolah di Padang Pariaman  Ditangkap Polisi

17 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Satpol PP Kembali Razia Tempat Hiburan Malam di Padang, 5 Wanita Diamankan

17 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15 Ribu, Tembus Rp2,595 Juta per Gram

30 September 2026 - 10:17 WIB

Harga Cabai di Pasar Raya Padang Kembali Naik, Keriting Merah Tembus Rp65 Ribu

29 September 2026 - 16:49 WIB

Trending Topik Ekonomi dan Bisnis